Pabrikan Bass Ikoniknya Bangkrut, Paul McCartney Ikut Berduka

Yuri Setiawan
3 Min Read
Paul McCartney. Foto: Instagram/@paulmccartney

Jakartashowbiz.comPaul McCartney mengungkap pesan haru sambil mengenang masa mudanya sebagai seorang musisi. Pembetot bass The Beatles itu secara terbuka menyampaikan penyesalan atas bangkrutnya salah satu produsen bass ikonik dunia yang lekat dengan citranya sebagai musisi.

Ya, Paul McCartney ikut sedih dengan kabar Karl Höfner GmbH & Co. KG, produsen alat musik legendaris asal Jerman mengajukan permohonan bangkrut. Pasalnya, bass dengan desain berbentuk biola buatan pabrikan tersebut lah yang sangat melekat dengannya sampai saat ini.

Paul dan bass Höfner itu sudah seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Selama puluhan tahun, instrumen tersebut sudah menjadi identitas visual yang melekat pada dirinya. Melalui akun Instagram resminya, Paul menumpahkan kesedihannya yang mendalam atas nasib perusahaan yang sudah menemaninya berkarya sejak era 1960-an.

“Sangat menyedihkan melihat Höfner berhenti beroperasi. Mereka telah membuat instrumen selama lebih dari 100 tahun,” tulis Paul McCartney di laman Instagram pribadinya.

Baca juga: Batal Manggung di Hammersonic 2026, My Chemical Romance Bakal Konser Tunggal di JIS Akhir Tahun Depan

Seraya mengungkap kesedihannya, Paul McCartney juga membagikan potret masa muda saat berpose dengan salah satu bass keluaran Höfner miliknya. Dia menyebut jika sudah menggunakan Höfner sejak tahun 1960-an dan sangat menikmati kebersamaan mereka di atas panggung.

“Saya membeli bass Höfner pertama saya di tahun enam puluhan. Saya telah mencintainya sejak saat itu. Ini adalah instrumen yang luar biasa untuk dimainkan: ringan, dan mendorong saya untuk bermain dengan cukup bebas,” lanjutnya.

Paul McCartney
Paul McCartney. Foto: Instagram/@paulmccartney

Paul juga menyoroti kualitas suara unik yang dihasilkan oleh bass tersebut, yang menurutnya sangat berkontribusi pada gaya permainannya yang melodius. Dia kemudian menutup pesannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh tim di balik layar perusahaan tersebut.

“Ia juga menawarkan variasi nada yang menyenangkan yang saya nikmati. Jadi, simpati saya untuk semua orang di Höfner, dan terima kasih atas semua bantuan kalian selama bertahun-tahun,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Höfner didirikan oleh Karl Höfner di Schönbach (sekarang Luby, Republik Ceko) pada tahun 1887. Awalnya, perusahaan ini memulai perjalanannya dengan memproduksi instrumen dawai. Namun pasca Perang Dunia II, operasional perusahaan terpaksa berpindah ke Jerman Barat.

Puncak kejayaan mereka terjadi pada dekade 1950-an. Saat itu, mereka meluncurkan bass elektrik semi-hollow Höfner 500/1. Model inilah yang kemudian meledak di pasaran dan dikenal luas sebagai “Beatle Bass” setelah digunakan oleh McCartney di berbagai panggung dunia.

Bangkrutnya Karl Höfner GmbH & Co. KG tersiar dari permohonan pailit yang diajukan ke Pengadilan Fürth, Jerman, dari laporan dari No Treble. Perusahaan tersebut dikabarkan mengalami masalah finansial dan mulai mengamankan aset perusahaan dari risiko kerugian yang lebih besar.

Share This Article