Jakartashowbiz.com – Perayaan tahun baru yang selalu identik dengan pesta kembang api dipastikn tak terjadi di Jakarta tahun ini. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru saja kasih pengumuman penting kalau tahun ini Ibu Kota bakal absen dari tradisi tersebut.
Meski tanpa keriuhan kembang api, tapi Pramono Anung memastikan malam pergantian tahun di Jakarta tetap meriah. Pemprov menjanjikan ada atraksi drone sebagai gantinya.
“Saya segera memutuskan kembang api menurut saya juga nggak perlu ada. Jadi pakai (atraksi) drone saja cukup,” kata Pramono Anung, dikutip dari ANTARA.
Baca juga: Update Terbaru Soal Proyek Film Labubu, Kabarnya Bakal Digarap Secara Live-Action
Meskipun tanpa kembang api, Pramono menegaskan kalau perayaan tahun baru hukumnya wajib tetap ada di Jakarta, tapi dengan konsep yang lebih simple dan elegan. Alasannya jelas, karena status Jakarta sebagai Ibu Kota dan kota global, dimana tetap harus menyajikan sesuatu yang spesial.
Selain itu, Pak Gub juga nggak ngelarang masyarakat buat merayakan tahun baru dengan cara masing-masing sebagai bentuk rasa syukur. Namun, ada satu poin penting yang jadi landasan keputusan meniadakan kembang api ini, yaitu soal empati dan solidaritas kemanusiaan.
“Yang jelas saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” bebernya.
Baca juga: Hadir di MOJI, Proliga 2026 Pakai Format Baru yang Janjikan Persaingan Makin Panas!
Keputusan untuk meniadakan pesta kembang api yang identik dengan kemewahan ini diambil karena rasa duka terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam di wilayah Sumatra. Pramono ingin perayaan kali ini lebih membumi dan penuh makna. Nantinya, Pemprov DKI bakal nyiapin spot khusus buat yang ingin menutup tahun dengan doa bersama, bukan sekadar pesta pora.
“Pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung berdoa, kontemplasi, terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara,” jelasnya.