Minum Kopi dengan Takaran Tertentu Bisa Cegah Penuaan Dini, Begini Aturannya

Yuri Setiawan
3 Min Read
Ilustrasi minum kopi. Foto: Freepik

Jakartashowbiz.com – Hobi nongkrong sambil ngopi bukan sekadar gaya hidup. Ternyata, penelitian mengungkap bahwa konsumsi kopi dalam takaran tertentu ternyata membawa manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama dalam memperlambat proses penuaan dini pada tingkat sel.

Studi yang diterbitkan di BMJ Mental Health menyoroti fakta menarik bagi orang dengan gangguan psikiatri berat maupun orang sehat. Ditemukan bahwa mereka yang rutin minum kopi dalam jumlah moderat memiliki perlindungan lebih baik terhadap telomer.

Telomer adalah bagian ujung DNA yang menjaga kestabilan kromosom, dimana panjangnya menjadi indikator usia biologis seseorang. Jadi, semakin pendek telomer, semakin tua dan rentan sel tubuh seseorang.

Baca juga: Unik, Meghan Trainor Putuskan Berhenti Minum Kopi karena Pernyataan Peramal

Hasil penelitian yang melibatkan 436 peserta di Oslo, Norwegia ini cukup mencengangkan. Peserta yang meminum 3 hingga 5 cangkir kopi per hari terbukti memiliki panjang telomer yang setara dengan orang yang 5 tahun lebih muda secara biologis. Ini menjadi temuan penting mengingat orang dengan gangguan psikiatrik biasanya memiliki harapan hidup lebih rendah. Namun, manfaat ini ternyata bukan berasal dari kafein semata, melainkan kandungan antioksidan di dalamnya.

“Kopi mengandung senyawa bioaktif, terutama asam klorogenik dan trigonelin yang bertindak sebagai antioksidan, menetralkan radikal bebas dan mengaktifkan jalur pertahanan sel untuk melindungi DNA dari kerusakan oksidatif,” ucap Michelle Routhenstein, MS, RD, CDCES, CDN, seorang ahli gizi yang mengomentari penelitian tersebut, dikutip dari laman Medical News Today.

Michelle menjelaskan bahwa polifenol atau senyawa tumbuhan dalam kopi bekerja keras melawan stres dalam tubuh. Zat-zat ini membantu mengurangi peradangan yang biasanya mempercepat pemendekan telomer.

“CGA (asam klorogenat) dan trigonelin kemungkinan memperlambat pemendekan telomer dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan,” lanjutnya.

Baca juga: Jangan Asal-Asalan! Ini Waktu Terbaik Buat Minum Kopi

Kendati demikian, kalian harus ingat bahwa kunci dari manfaat ini adalah moderasi. Minum kopi lebih dari 5 cangkir sehari tidak akan menambah panjang telomer, malah bisa jadi bumerang. Studi menegaskan bahwa ada batas optimal untuk mendapatkan efek anti-aging tersebut.

“Temuan kami menunjukkan konsumsi kopi terkait dengan usia biologis lebih muda, tetapi jika berlebihan, manfaat ini hilang,” kata Monica Aas, PhD, penulis senior studi dari King’s College London.

Tak cuma kehilangan efek anti-aging yang bermanfaat mencegah penuaan, terlalu banyak asupan kopi juga bisa memicu masalah baru seperti insomnia, kecemasan, hingga tekanan darah tinggi yang malah mempercepat penuaan. Selain itu, kebiasaan ngopi juga harus dibarengi dengan pola makan sehat dengan menghindari terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dan daging olahan.

Share This Article