Vitabon Hadirkan Flower Series dengan Tiga Aroma Bunga

IMG-20261026-WA0005

Jakartashowbiz.com – Vitabon.Bio mempertegas kehadirannya di Indonesia melalui peluncuran V°21 Flower Series. Di tengah pengembangan pasar yang masih relatif baru, pihak perusahaan mengungkapkan penjualan produknya tumbuh pesat dalam beberapa bulan belakangan.

Marketing Director PT Wismilak Inti Makmur Tbk, Yudhistira Eka Saputra, menyebut Vitabon menyasar konsumen dewasa, terutama eksekutif muda di kawasan urban yang tertarik mencoba pengalaman baru. Menurutnya, pemasaran produk dengan kategori berbeda membutuhkan pendekatan tersendiri. Maka dari itu, sampai saat ini Vitabon masih menguji strategi yang sesuai dengan karakter konsumen lokal.

“Target market kami pastinya para eksekutif muda di daerah urban. Jadi di awal peluncuran sampai bulan ini, kami memang masih melakukan tes, bagaimana sih sebenarnya model yang layak untuk kami terapkan di sini. Karena memang beda market pasti beda pendekatan,” ujar Yudhistira.

Baca juga: MBK Productions dan IKJ Mulai Produksi Film Kembar Tak Sama

Meski begitu, Yudhistira memastikan uji market yang dilakukan pihaknya mulai berjalan. “So far setelah kami tes saat ini kami sudah mulai menemukan formulanya dan dalam enam bulan terakhir, penjualan kami naik dua digit,” lanjutnya.

Flower Series sendiri hadir dalam tiga pilihan aroma, yakni Rose dengan 100 persen essential oil Damask rose, Chamomile beraroma lembut, serta Jasmine dengan karakter white-floral yang segar seperti teh. Peluncuran ini turut disertai kolaborasi dengan AGAIN Coffee Sound melalui konsep Aromatic Room, serta merchandise edisi terbatas bersama Alphabad berupa lanyard set dan tote bag. 

Baca juga: Film Yang Disebut Nakal Angkat Kisah 21 Hari di Camp, Dibintangi Donny Damara hingga Boris Bokir

Vitabon.Bio sendiri hanya diperuntukkan bagi konsumen berusia 21 tahun ke atas. Vitabon menyebut produknya sebagai aroma diffuser karena menggunakan essential oil. Namun, kategori tersebut perlu dibedakan dari diffuser konvensional. Varian yang saat ini dipasarkan mengandung nikotin sehingga memiliki risiko kesehatan dan bukan produk yang dapat diklaim sepenuhnya aman.

“Karena ada nikotin, pasti ada efek sampingnya. Tapi kami tidak pernah mengatakan bahwa Vitabon ini aman seratus persen, tidak,” tegasnya.