Randy Pangalila jadi Pemeran Utama, Film Begu Ganjang Hadir dengan Genre Horor Berbeda

IMG-20261019-WA0018

Jakartashowbiz.com – Delapan Entertainment Studios resmi mengumumkan produksi film layar lebar berjudul Begu Ganjang. Bergenre horor misteri, film tersebut mengangkat folklor asal Sumatera Utara yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya dr. Ferdiriva Hamzah. Yang menarik, film ini memadukan dunia kedokteran, misteri, dan legenda lokal dalam sebuah cerita layar lebar.

Dipercaya menjadi pemeran utama, Randy Pangalila mengungkap hal yang membuatnya tertarik untuk terlibat. Terlebih, peran yang dipercayakan padanya adalah karakter yang belum pernah ia mainkan sebelumnya.

“Aku belum pernah masuk ke dalam dunia medis. Di dalam setiap project yang aku jalanin, aku belum pernah mendapatkan karakter sebagai seorang dokter. Tapi ini bukan dokter yang cuma sekadar dokter, ini serius,” ujar Rendy Pangalila saat konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Senin (19/10).

Baca juga: Tayang di IMAX, Sara Wijayanto jadi Benang Merah Cerita Film The Doll: Ghawiah

Secara garis besar, Begu Ganjang berkisah tentang Tobias (Randy Pangalila), seorang dokter muda yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan meyakini bahwa setiap fenomena mistis memiliki penjelasan medis. Melalui konten edukasinya, Tobi bahkan aktif membantah berbagai kepercayaan mistis menggunakan pendekatan ilmiah.

Namun, di balik keyakinannya tersebut, ia menyimpan trauma masa kecil akibat tragedi kebakaran yang merenggut kedua orang tuanya. Kesempatan bekerja di Rumah Sakit membawa Tobi kembali ke tanah kelahirannya di Sumatera Utara, sekaligus mempertemukannya dengan masa lalu yang selama ini berusaha ia lupakan.

Baca juga: Film Pirunduk Angkat Urban Legend Masyarakat Banjar, Tayang di Bioskop Mulai 22 Oktober

Keyakinan Tobi mulai terguncang ketika serangkaian kematian pasien secara misterius, kondisi medis yang sulit dijelaskan, serta kemunculan sosok mengerikan mulai menghantui Rumah Sakit. Situasi semakin mencekam ketika kekasihnya yang merupakan dokter residen kejiwaan, turut menjadi korban teror tersebut. Demi menyelamatkan perempuan yang dicintainya, Tobi harus mengungkap misteri yang menghubungkan rumah sakit dengan legenda Begu Ganjang.

Arwin Wardhana yang bertindak sebagai sutradara menyebut film ini tak hanya mengandalkan efek kejut menyeramkan seperti film horor pada umumnya. Lebih dari itu, Arwin menyebut Begu Ganjang memiliki pendekatan lain untuk membangun suasana mencekam di layar bioskop.

“Suasana creepy-nya itu yang tidak melulu jump scare. Bukan berarti gak ada, tapi serem,” tutur Arwin Wardhana.

Baca juga: Tantangan yang Dihadapi Aulia Sarah Jadi Hantu di Film Pirunduk

Di sisi lain, aktor Rama Michael yang berstatus sebagai Direktur Utama PT Delapan Entertainment Studios memastikan pihaknya berkomitmen menciptakan IP (intellectual property) lokal berstandar global.

“Delapan Entertainment Studios hadir dengan visi besar untuk memajukan lanskap kreatif ke skala yang lebih luas. Kami tidak hanya memosisikan diri sebagai rumah produksi, melainkan sebuah ekosistem integratif. Kami ingin memastikan karya-karya dari Indonesia tidak hanya merajai pasar domestik, tetapi juga mampu beresonansi kuat dan bersaing di panggung internasional,” ujarnya.

Selain Randy Pangalila, Film Begu Ganjang menghadirkan jajaran pemain lintas generasi, diantaranya Nasya Marcella, Dwi Sasano, Alexandra Gottardo, Omara Esteghlal, Mathias Muchus, Yama Carlos dan beberapa nama lain. Film ini baru memulai proses produksinya di dua lokasi berbeda, yakni Medan, Sumatera Utara dan Jakarta.