Tayang di IMAX, Sara Wijayanto jadi Benang Merah Cerita Film The Doll: Ghawiah
Jakartashowbiz.com – Sara Wijayanto membagikan pengalaman terkait perannya di film The Doll: Ghawiah. Lewat karakter Laras, Sara harus menggali rasa trauma masa lalunya untuk memperkiat cerita film tersebut.
Baginya, memerankan Laras bukan sekadar menghadirkan karakter dalam sebuah film horor. Ia mengaku punya tanggung jawab karena karakter yang ia perankan merupakan benang merah dari cerita yang diangkqt film produksi Hitmaker Studios tersebut.
“Ibu Laras emang udah jadi benang merah. Kerena keluarga ini, Bu Laras jadi Bu Laras berikutnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sara Wijayanto mengatakan karakter Laras yang ia mainkan memiliki latar belakang yang rumit. Untuk pendalaman perannya, ia pun harus sisi trauma yang dialami Laras lantaran orang tuanya terlibat dalam praktik ilmu hitam.
“Aku memasukkan trauma Laras karena ibunya Laras praktisi. Kita diskusi ibunya Laras yang bantu orang beresin santet, dan kena. Makanya kita masukin Laras trauma di sini, keluarganya pecah. Makanya sampai akhirnya menerima,” jelasnya.
Film The Doll: Ghawiah bercerita tentang keluarga Arya (Darius Sinathrya) dan istrinya, Evi (Titi Kamal) yang memutuskan pindah ke Bandung usai mengalami bangkrut di Jakarta. Bersama dua putrinya, Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane), mereka bertekad untuk memulai hidup baru.
Bencana dakam keluarga mereka kemudian muncul saat Nala mengalami insiden misterius di hutan kota. Di sana, Nala bertemu seorang anak kecil yang mendekap erat boneka bernama Ghawiah yang terus berpindah tempat sendiri tanpa ada yang menyentuh.
Di sisi lain, Laras (Sara Wijayanto), seorang pelayan restoran sekaligus warga lokal yang memiliki kemampuan melihat makhluk gaib, menguak legenda tragis tentang arwah anak bernama Uci (Fara Shakila), korban tabrak lari di Jalan Siliwangi dua tahun sebelumnya yang lekat dengan boneka tersebut. Teror semakin menjadi-jadi karena keluarga Pranata ternyata menyimpan sebuah rahasia kelam yang dipaksa terungkap oleh kehadiran boneka Ghawiah.
Selain cerita yang mencekam, film The Doll: Dhawiah yang tayang mulai 29 Oktober 2026 juga patut menjadi perhatian karena terpilih untuk tayang di layar IMAX. Rocky Soraya selaku produser mengaku bangga film horor kebanggaannya itu bisa tayang di layar raksasa bioskop kualitas premium tersebut.
“Pihak IMAX sendiri yang menyeleksi dan memilih film ini untuk ditayangkan di bioskop IMAX karena dinilai cocok untuk penayangan di layar besar. Proses penjajakan kerja sama dengan pihak IMAX ini sudah dimulai sejak sekitar 3 bulan sebelum penayangan,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Sara Wijayanto lantaran The Doll: Ghawiah merupakan film pertamanya yang hadir di layar IMAX. “Happy banget ya bakal tayang di IMAX. Cuma aku juga bertanya-tanya, berarti wajah aku besar banget dong ya? Tapi senang pastinya,” kata Sara Wijayanto sambil berkelakar.
