The Funeral Portrait Buka Tahun 2026 dengan Album Live From Suffocate City

Yuri Setiawan
3 Min Read
The Funeral Portrait. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Band rock asal Amerika Serikat, The Funeral Portrait membuka tahun 2026 dengan merilis album live pertama mereka, bertajuk Live From Suffocate City. Bersamaan dengan dirilisnya album ini, mereka juga menghadirkan video sinematik untuk lagu Stay Weird.

“Stay Weird selalu jadi surat cinta kami untuk jiwa-jiwa unik yang telah mendukung band ini sejak hari pertama,” ujar sang frontman Lee Jennings.

Baca juga: Arctic Monkeys Segera Rilis Lagu Baru Usai Rampungkan Tur The Car di Tahun 2023

Stay Weird merupakan lanjutan dari video live single andalan mereka, Voodoo Doll yang dirilis pada 31 Oktober 2025 lalu.

Melalui Live From Suffocate City, The Funeral Portrait mengajak penggemar masuk ke dalam kekacauan dan katarsis dari Suffocate City Town Hall Meeting pertama mereka yang direkam secara live dari pertunjukkan di The Masquerade, Atlanta, Georgia, pada 2025. Blu-Ray eksklusif ini mendokumentasikan penampilan legendaris band ini di hadapan lautan penggemar setia, menghadirkan malam penuh emosi, energi, serta anthem favorit penggemar.

“Mendengar The Coffin Crew menyanyikannya kembali kepada kami di Atlanta saat Suffocate City Town Hall Meeting’terasa luar biasa. Malam itu merangkum semua yang kami perjuangkan. Individualitas, rasa memiliki, dan kebebasan untuk jadi diri sendiri. Aku sangat antusias karena album live ini memungkinkan dunia merasakan energi tersebut.”  sambungnya kemudian.

The Funeral Portrait
Artwork album Live from Suffocate City dari The Funeral Portrait

Sebelumnya, penggemar telah mendapatkan bocoran tentang album live ini lewat perilisan EP Dark Thoughts yang berisi 4 buah track pada 22 Agustus. Selain versi live, EP ini juga memuat 3 versi lain dari Dark Thoughts yaitu, versi original, versi dengan vokal Danny Worsnop dari Asking Alexandria, dan remix terbaru lagu tersebut.
 
Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun tur besar lainnya bagi The Funeral Portrait yang menggelar 2 pertunjukan di kampung halaman mereka pada 16 dan 17 Januari, sebelum melanjutkan tur Alienation besama Three Days Grace serta I Prevail mulai 21 Februari.

Sepanjang tahun 2025, band ini juga dipilih oleh Pandora sebagai salah satu Artists to Watch 2025: The Pandora Ten, sebuah daftar sepuluh artis pendatang baru lintas genre yang diyakini akan melejit. 2025 juga menjadi tahun tersibuk mereka dalam tur di Amerika Serikat bersama band-band seperti Ice Nine Kills dan In This Moment, sekaligus jadi tur Eropa pertama mereka bersama The Rasmus.

Share This Article