Vokalis Radiohead Buka Suara Soal Pengalaman Manggung di Israel

Yuri Setiawan
2 Min Read
Radiohead. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Ada pengakuan mengejutkan dari Thom Yorke, vokalis legendaris Radiohead. Blak-blakan, dia bilang kapok manggung di Israel setelah sempat menuai kontroversi di kesempatan mereka pada tahun 2017 lalu.

Bukan karena kontroversi yang terjadi, dalam wawancara terbarunya dengan The Sunday Time, Thom Yorke dengan tegas mengaku gak mau lagi nginjakin kaki di sana.

“Nggak bakal, saya nggak mau berada lima ribu mil lebih dekat dengan rezim Netanyahu,” kata Thom Yorke.

Baca juga: Hyde Siap Guncang Jakarta! Jadi Satu-satunya Konser di Asia dalam Rangkaian Tur Dunianya

Yang bikin pernyataan ini terkesan mengejutkan adalah karena pada tahun 2017 lalu, Thom Yorke justru sempat menolak seruan boikot dari gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) yang menentang pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel. Kala itu, Thom Yorke bilang kalau tampil di sebuah negara itu bukan berarti mendukung kebijakan pemerintahannya.

Sementara itu, dalam laporan The Guardian, Thom Yorke dan para personel Radiohead disebut sempat didatangi ‘orang penting’ dari Israel seusai konser mereka di Tel Aviv. Alih-alih merasa tersanjung lantaran merasa mendapat apresiaai, Thom Yorke justru mengaku merinding dan nyesel banget atas keputusan tampil di sana.

Terlepas dari pengalaman di Israel itu, Thom Yorke bersama Radiohead udah dijadwalin bakal kembali menggelar konser di beberapa negara Eropa. Mereka akan tampil di Spanyol, Italia, Denmark, dan Jerman, mulai dari tanggal 4 November sampai 12 Desember 2025 ini. Thom Yorke juga bilang kalau dia dan rekan satu band-nya lagi mempelajari banyak lagu buat dibawakan dalam tur tersebut.

Share This Article