Tayang Mulai Hari Ini, Abadi Nan Jaya Angkat Sisi Lokal Indonesia ke Kancah Global

Yuri Setiawan
4 Min Read
Film Abadi Nan Jaya. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Kalian para pecinta film thriller horor, siap-siap merapat! Sutradara master genre ini, Kimo Stamboel, hadir lagi dengan karya terbarunya yang judulnya Abadi Nan Jaya. Film ini beda banget dari yang lain, karena ngangkat soal zombie dipadukan unsur budaya lokal Indonesia.

Dibintangi sama nama-nama top kayak Mikha Tambayong, Eva Celia, Donny Damara, Dimas Anggara, Marthino Lio, Ardit Erwandha, Claresta Taufan, Varen Arianda Calief, dan Kiki Narendra, Abadi Nan Jaya berlatar di sebuah desa terpencil dekat Yogyakarta. Ceritanya fokus ke sebuah keluarga pemilik usaha jamu ternama. Ambisi sang kepala keluarga buat mempertahankan kekuasaan dan hasratnya buat tetep awet muda justru malah micu keretakan keluarga dan wabah zombie yang nggak terduga.

Dalam konferensi pers, Kimo cerita soal visinya bikin kisah ini. Menurut Kimo, semuanya berawal dari ide tentang sebuah keluarga yang rooted banget di Indonesia.

“Dari awal kami memang menginginkan film ini harus kental dengan ke-Indonesia-annya. Saya ingin sekali ada hal-hal yang jarang diangkat karena film ini akan tayang di platform global, dan saya mempertimbangkan lokalitas apa yang bisa kami coba untuk perkenalkan ke dunia. Misalnya bahwa [virus ini] menginfeksi rakyat, penyebabnya adalah jamu, latarnya di daerah pedesaan, ada perayaan sunatan, musik dangdut, adzan, petasan, dan hal-hal kecil yang benar-benar lokal. Semoga bisa diterima dan dianggap sebagai sesuatu yang berbeda serta menarik,” ujarnya.

Baca juga: Jakarta Film Week 2025 Resmi Dibuka dengan Pemutaran Film The Fox King

Di sisi lain Boby Ari Setiawan, koreografer di film ini, bilang kalau dia ngabisin enam bulan riset buat ngembangin berbagai karakter zombie sesuai visi Kimo Stamboel.

“Dari situ saya kemudian mentransfer ide maupun metode kepada ratusan pemain zombie yang berarti ada ratusan jenis gerakan berbeda. Tugas saya adalah memastikan para pemain itu konsisten dengan gerakannya masing-masing, karena setiap kali ada efek dari satu gigitan, misalnya di tangan atau leher atau kaki, berakibat pada gestur yang berbeda-beda. Begitu pula ada teknik vokal dan getaran tubuh tertentu yang dipakai, ini semua harus dilatih setiap pemeran dengan sungguh-sungguh,” kata Bobby.

Film Abadi Nan Jaya
Film Abadi Nan Jaya. Foto: Istimewa

Para pemeran juga cerita soal proses reading, workshop, sampai syuting dengan berbagai ceritanya. Donny Damara, yang salah satu pemeran jadi zombie, ngaku kalau pengalamannya nggak semudah yang dibayangin.

“Kami berusaha menguasai gerakan yang benar melalui workshop yang cukup melelahkan. Kami mengerjakan ini dengan keringat dan penuh semangat, semoga hasilnya pun baik,” ujarnya.

Sementara itu, Mikha Tambayong nekanin kalau proses syuting yang ngedepanin kronologis cerita itu efektif banget. Menurut dia, hal itu sukses memaksimalkan eskalasi emosi dan ngebantu para pemain yang terlibat.

“Karena syuting dijalankan sesuai kronologi cerita, perjalanan emosi yang dibutuhkan pun tidak terlalu susah karena kami diberi kesempatan untuk melewati fase-fase seperti dalam film, misalnya dari keluarga yang utuh tapi disfungsional, bertemu zombie, hingga memasuki mode nekat,” ujar Mikha Tambayong.

Sebagai salah satu film thriller yang paling ditunggu tahun ini, Abadi Nan Jaya bakal bawa penonton masuk ke dalam ketegangan yang nggak ada habisnya. Pastiin kalian nggak ngelewatin Abadi Nan Jaya yang bakal tayang secara global mulai hari ini, 23 Oktober 2025, cuma di Netflix!

Share This Article