Tayang di 10 Negara Asia, ‘Anak Kunti’ Angkat Budaya Lokal ke Layar Internasional

William Alvin
4 Min Read
Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Perfilman Indonesia makin keren aja! Kali ini ada kabar bahagia buat pecinta film horor. Film Anak Kunti bakal tayang di sepuluh negara Asia. Info ini langsung disampaikan Gandhi Fernando waktu hadir di acara peluncuran poster dan trailer resmi filmnya. Film ini bakal ngasih warna baru buat genre horor lokal yang siap bersinar di luar negeri.

“Anak Kunti akan tayang di 10 negara, mulai tanggal 20 Februari 2025 di Malaysia, Brunei, dan Thailand. Lalu akan menyusul rilis beberapa waktu ke depan di Singapura, Pakistan, Bangladesh, Turki, Kamboja, Timor Leste, dan Vietnam,” kata Gandhi Fernando pas ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Baca Juga: Wajib Nonton! Film Lagu Cinta untuk Mama, Drama Keluarga yang Penuh Makna dan Air Mata

Gimana enggak bangga? Anak Kunti jadi bukti kalau film Indonesia itu masih laku keras di luar negeri. Film ini ngasih kombinasi seru antara horor klasik dengan setting pesantren yang pastinya bikin penasaran, enggak cuma di Indonesia, tapi juga di negara-negara Asia lainnya.

Foto: Istimewa

“Sejauh ini yang sudah konfirmasi 10 negara itu,” tambah Gandhi. “Ini bukti banget kalau film Indonesia itu diminati di luar negeri,” katanya.

Kesempatan emas ini juga dimanfaatkan Gandhi buat kasih ide ke pemerintah biar lebih serius bawa film Indonesia ke pasar internasional. Dia bahkan udah sempat ngobrol sama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan wakilnya, Giring Ganesha, buat bahas soal ini.

“Saya sudah sampaikan ke Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Giring, film Indonesia diminati di luar negeri. Kita saat ini pusing karena jumlah film yang diproduksi banyak sementara pertambahan layar tidak secepat itu. Mengapa kita enggak tembak ke luar negeri?” ujar Gandhi.

Foto: Istimewa

Kalau biasanya Gandhi lebih dikenal sebagai aktor, sekarang dia lebih fokus kerja di balik layar. Buat film Anak Kunti ini, dia jadi salah satu produser utama. Gandhi bilang, mulai tahun depan dia bakal lebih banyak ngurusin produksi film dan perusahaannya yang bergerak di bidang publisis.

“Saya salah satu produser film Anak Kunti, tapi enggak ikut main. Memasuki 2025 saya akan lebih banyak berada di balik layar dan perusahaan publisis atau PR company,” katanya.

Foto: Istimewa

Menurut Gandhi, meskipun ceritanya horor klasik, Anak Kunti tetap punya nilai lebih. Film ini enggak cuma sekadar serem-sereman, tapi juga dibungkus dengan cerita yang relate banget sama kehidupan masyarakat, terutama soal tema pesantren. Ditambah lagi, teknologinya juga enggak main-main karena udah pakai Dolby Atmos.

“Tidak mencoba menawarkan sesuatu yang baru dengan klaim tertentu. Anak Kunti menyajikan cerita yang di atas kertas sudah dikenal. Kuntilanak familier dan membumi di masyarakat. Kedua, tema pesantren. Tentang santriwati. Tetapi digarap dengan kualitas teknis yang mahal dan sampai menggunakan format Dolby Atmos,” jelas Gandhi.

Foto: Istimewa

Selain dibintangi Abun Sungkar, Giselma Firmansyah, Wavi Zihan, dan Nita Gunawan, film ini juga diperkuat sama deretan artis keren lainnya kayak Iwa K, Jajang C. Noer, Selvi Kitty, Ruth Marini, dan Pritt Timothy. Jadi, udah kebayang kan gimana totalitas film ini?

Dengan tayangnya Anak Kunti di sepuluh negara Asia, Gandhi berharap ini jadi langkah awal buat film Indonesia bisa makin dikenal dan diterima luas di pasar internasional.

“Semoga ini bisa jadi bukti kalau perfilman kita punya kualitas yang bisa diadu. Kalau kita serius, pasti bisa tembus pasar luar negeri lebih luas lagi,” tutup Gandhi.

Dengan kerja keras tim produksi dan dukungan semua pihak, Anak Kunti enggak cuma siap bikin merinding, tapi juga bikin bangga karena bisa harumkan nama Indonesia di kancah internasional.

 

 

Share This Article