Reza Arap Ungkap Perasaan Pasca Meninggalnya Lula Lahfah

Yuri Setiawan
2 Min Read
Reza Arap dan Lula Lahfah. Foto: Instagram/@ybrap

Jakartashowbiz.com – Setelah menahan duka mendalam pasca meninggalnya sang kekasih, Lula Lahfah, Reza Arap akhirnya mencurahkan perasaanya. Secara jujur, Reza Arap mengaku jika dirinya sedang berada dalam fase terberat untuk menerima kenyataan yang terjadi.

Melalui tulisan panjangnya di platform X, pria berusia 37 tahun itu secara terbuka meminta publik untuk menghormati pihak-pihak yang berduka. Menurutnya, keluarga dan orang-orang terdekat Lula Lahfah adalah pihak yang paling berhak menerima dukungan moral.

“Tidak ada yang lebih layak untuk mendapatkan dukungan dari segala bentuk ‘grief’ dan ‘duka’ selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang sudah menemani Almarhumah selama bertahun-tahun,” tulis Reza Arap.

Baca juga: Pernah jadi Korban Love Bombing, Gisella Anastasia Kasih Tips Biar Nggak Terjerat

Lebih lanjut, personel Weird Genius itu sadar jika kebersamaannya dengan Lula terbilang singkat dibandingkan pihak-pihak lain. Maka dari itu, Reza menilai jika keluarga dan sahabat-sahabat Lula lah yang harus lebih dulu diprioritaskan untuk mendapat dukungan moril supaya bisa segera bangkit dari keterpurukan.

“Kesampingkan apa yang kalian proyeksikan tentang apa yang gua rasakan, dan fokus ke keluarga dan sahabat-sahabat Almarhumah,” tutur Reza Arap.

Reza Arap di X
Postingan Reza Arap soal meninggalnya Lula Lahfah. Foto: X/@yourbae

Saat ini, Reza Arap mengakui butuh waktu untuk menenangkan diri. Reza Arap pun meminta penggemar untuk memberi waktu untuk dirinya fokus memulihkan duka yang dialami atas meninggalnya Lula Lahfah.

“Sementara biarkan gua fokus sama diri gua sendiri, sampai nanti akan ada saatnya gua butuh kalian. Bohong kalau gua bilang gua tidak lemah dan hancur. When the time’s comes. Pasti, Gua pasti akan minta tolong,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026. Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga yang tidak mendapatkan respons dari Lula sejak pagi hingga sore hari. Jenazahnya kini telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

Share This Article