Kratingdaeng Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, Perebutkan Tiket ke Final Internasional Bangkok

Yuri Setiawan
4 Min Read

Jakartashowbiz.com – Kratingdaeng Red Bull Power Race resmi hadir di Indonesia sebagai bagian dari musim perdana (World Premiere Season) kompetisi fitness racing yang digelar di Asia Tenggara.

Ajang ini membuka kesempatan bagi atlet dan pencinta kebugaran Tanah Air untuk bersaing memperebutkan tiket menuju Red Bull Power Race International Final di Bangkok, Thailand.

Indonesia National Qualifier akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Basketball Hall Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Sebanyak 12 atlet pria dan 12 atlet wanita dengan catatan waktu terbaik akan mewakili Indonesia di babak final internasional yang digelar pada 18 Oktober 2026 di Bangkok.

Baca juga: Pasangan Pelari Kalcer ini Kompak Olahraga Bareng, Sekalian Quality Time di Tengah Kesibukan

Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian regional yang melibatkan empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand.

Format Balapan Gabungkan Lari dan Bodyweight Exercise

Kratingdaeng Red Bull Power Race menghadirkan konsep kompetisi yang mengombinasikan kecepatan lari dengan latihan beban tubuh (bodyweight exercises).

Para peserta harus menyelesaikan empat putaran lari sejauh 400 meter yang diselingi tiga tantangan fisik.

Rangkaian tantangan tersebut meliputi:

• Lari 400 meter

• 40 push-up (pria) atau 30 push-up (wanita)

• Lari 400 meter

• 40 sit-up (pria) atau 30 sit-up (wanita)

• Lari 400 meter

• 40 squat (pria) atau 30 squat (wanita)

• Lari 400 meter menuju garis finis

Meski terlihat sederhana, perlombaan ini menuntut strategi, pengaturan ritme, dan kemampuan mengelola kelelahan karena setiap detik akan menentukan posisi akhir peserta.

Format tersebut juga dirancang agar dapat diikuti masyarakat luas tanpa memerlukan peralatan khusus maupun pengalaman mengikuti kompetisi kebugaran sebelumnya.

Red Bull Ingin Ciptakan Kompetisi yang Inklusif

Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, mengatakan Red Bull Power Race lahir untuk menghadirkan kompetisi yang mudah dipahami, menarik disaksikan, sekaligus terbuka bagi siapa saja.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga mental, ketenangan, dan kemampuan mengambil keputusan saat berada di bawah tekanan.

“Kami berharap kompetisi ini menginspirasi lebih banyak orang untuk menguji kemampuan diri dan menemukan potensi yang mereka miliki,” ujar Supasita.

Sementara itu, Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga, menilai pertumbuhan komunitas functional fitness di Indonesia menjadi alasan tepat menghadirkan Red Bull Power Race di Jakarta.

Ia menyebut penggunaan gerakan dasar seperti lari, push-up, sit-up, dan squat membuat kompetisi ini lebih inklusif tanpa mengurangi tantangan yang harus dihadapi para peserta.

Pemenang Dapat Tiket ke Bangkok

Selain memperebutkan gelar nasional, peserta juga berkesempatan tampil di panggung internasional.

Sebanyak 24 atlet terbaik dari Indonesia akan memperoleh:

• Tiket pesawat pulang-pergi ke Bangkok.

• Akomodasi selama kompetisi.

• Akses mengikuti Red Bull Power Race International Final.

• Kesempatan mewakili Indonesia melawan atlet terbaik Asia Tenggara.

Program Director Red Bull Power Race, Sigurd Meiche, mengatakan kesederhanaan format perlombaan menjadi daya tarik utama kompetisi ini.

Menurutnya, semua peserta memahami gerakan yang digunakan, namun tantangan sebenarnya muncul saat mereka harus menjaga ritme, mengambil keputusan dengan cepat, dan tetap tampil maksimal hingga garis finis.

Hadirkan Pengalaman Kompetisi dan Hiburan

Selain pertandingan utama, Red Bull Power Race juga menghadirkan berbagai aktivitas sepanjang acara, mulai dari qualification heats, national showdown, hiburan, hingga pengalaman interaktif bagi penonton dan komunitas kebugaran.

Musim perdana kompetisi ini akan ditutup melalui International Final di Bangkok pada 18 Oktober 2026 yang mempertemukan atlet terbaik dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand untuk memperebutkan gelar juara regional.

Share This Article