Jakartashowbiz.com – Banyak masyarakat yang mengaitkan mata kedutan dengan hal yang berbau mitos atau klenik mulai dari pertanda sial atau akan dinaungi keberuntungan. Padahal, ada penjelasan medis yang logis banget di baliknya. Bisa jadi, itu merupakan tanda syaraf mata mengalami gangguan.
Menurut spesialis bedah mata, Mark Blecher, M.D, kondisi mata kedutan sebenarnya punya nama keren dalam dunia medis, yaitu myokymia. Jadi, mata kedutan bukan semata-mata sinyal dari alam yang berkaitan dengan keberuntungan, melainkan sinyal dari tubuh kalian sendiri yang minta diperhatikan.
Baca juga: Sistem Rujukan BPJS Kesehatan Bakal Dirombak Total, Pasien akan Langsung Dikirim ke RS Ahlinya
Penyebab utamanya seringkali hal-hal yang dekat dengan gaya hidup sehari-hari, salah satunya adalah infeksi atau radang kelopak mata. Bakteri yang masuk ke dalam kelopak mata bisa menyebabkan peradangan dan kemerahan, yang ujung-ujungnya memicu otot mata mengalami kedutan.
Kalau mengalami ini, cara mengatasinya cukup simpel. Kalian tinggal membasahi lap dengan air panas, lalu letakkan dan kompres pada mata selama beberapa menit. Lakukan ini berulang kali dalam sehari sampai mereda.
Selain infeksi, musuh utama Gen Z yaitu stres juga jadi biang keroknya. Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Pelepasan hormon ini ternyata bikin otot mata jadi lebih sensitif dan mudah teriritasi. Mau itu stres ringan karena tugas kuliah atau stres kronik karena tekanan kerja, semuanya bisa memicu mata kedutan.
Faktor gaya hidup lain yang nggak kalah berpengaruh adalah konsumsi kafein. Buat kalian yang hobi ngopi atau makan cokelat, harus mulai waspada. Kafein dalam kopi dan cokelat bisa menyebabkan saraf dan otot di sekitar mata menjadi hiperaktif. Dokter spesialis mata Amy Zimmerman, M.D bahkan menemukan fakta unik, di mana ada beberapa kasus mata kedutan usai hari Valentine karena konsumsi cokelat yang berlebihan.
Terakhir, kondisi fisik yang letih juga sangat berpengaruh. Ketika tubuh kelelahan, sistem saraf kalian rentan menjadi hiperaktif. Solusi paling ampuh tentu saja perbanyak waktu tidur agar tubuh bisa beristirahat total.
Meski umumnya akan sembuh sendiri, kalian tetap harus waspada. Jika kedutan semakin parah hingga memengaruhi salah satu bagian wajah, segera cari bantuan medis. Hal ini bisa jadi indikasi gejala mata kering, abrasi kornea, atau gangguan saraf yang lebih serius.