Jakartashowbiz.com – Musisi Baskara Putra atau lebih dikenal Hindia merilis single “Masalah Masa Depan”. Ini menjadi salah satu perjalanannya menuju album keduanya. Pada single ini, Hindia menumpahkan kekhawatirannya tentang hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.
Baca Juga:
- Beri Dukungan buat David Ozora, Virgoun turut menghadiri sidang putusan AG
- Ini Alasan Enzy Storia Tak Ambil Pekerjaan Selama Bulan Ramadhan
“Lagu ini tentang keputusasaan menghadapi berbagai permasalahan makro yang akan datang, seperti kenaikan harga, degradasi lingkungan, dan seterusnya,” kata Hindia dalam siaran pers yang diterima Jakartashowbiz.com baru-baru ini.

Lagu “Masalah Masa Depan” terkesan ringan dengan irama ala musik disko. Namun, jika didengar dengan, ada kecemasan tentang hidup di masa depan yang mungkin bukan cuma dirasakan oleh Hindia saja, tapi juga oleh banyak orang di generasi ini, termasuk kita.
“Jadi, ini perihal tekanan yang gue dapatkan secara makro sebagai bagian dari generasi gue dalam melihat dan merespon apa yang sedang terjadi di dunia ini,” ujarnya.

Hindia menjelaskan, di album keduanya, “Lagipula Hidup akan Berakhir”, ia lebih banyak menyajikan berbagai keresahan dari beragam sudut pandang. Tentunya, ini berbeda dengan album pertamanya, yang diberi nama “Menari dengan Bayangan”. Di mana Ia lebih banyak melihat ke dalam dirinya.
“‘Masalah Masa Depan’ cocok karena merangkum album ini dalam berbicara mengenai berbagai hal yang sifatnya lebih umum dan terjadi ke semua orang,” katanya.
Baca Juga:
- Jadi Anak Pemilik Pesantren, Yasmin Napper Pakai Hijab dalam Sinetron “Surga Belok Kanan”
- Patut Dicontoh, Pengusaha Suryadi Wongso Masih Aktif Main Basket Meski Usia Sudah 58 Tahun
Pada 3 Maret lalu, Hindia telah lebih dulu melepas single “Janji Palsu” yang juga merupakan bagian dari album kedua. Berbeda dengan “Masalah Masa Depan”, “Janji Palsu” punya karakter yang lebih mengarah ke musik rock, mirip dengan bebunyian Baskara di .Feast.
“Komentar yang sering saya dapat adalah ‘Janji Palsu’ mirip dengan bebunyian .Feast, ada yang senang dengan itu. Lumayan senang ‘Janji Palsu’ diterima dengan baik oleh banyak orang, karena banyak juga yang kurang suka album pertama, tapi menyukai ‘Janji Palsu’,” pungkasnya.