Jakartashowbiz.com – Politisi muda Senayan, Hillary Brigitta Lasut, dipercaya memimpin kepanitiaan Natal Nasional GEMPAR yang akan digelar di Sulawesi Utara. Perayaan keagamaan tersebut diproyeksikan menjadi momentum berkumpulnya ribuan generasi muda Kristen dan Katolik dari berbagai daerah di Indonesia.
Penunjukan Hillary Brigitta Lasut sebagai ketua panitia menjadi bagian dari strategi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR) untuk menghadirkan perayaan Natal yang tidak hanya berorientasi pada seremoni keagamaan, tetapi juga mengedepankan aksi sosial dan kemanusiaan.
Hillary yang dikenal sebagai salah satu politisi muda dari Sulawesi Utara mendapat mandat untuk mengemas rangkaian kegiatan yang melibatkan tokoh pemuda, figur publik, hingga kreator konten digital.
Baca juga: Salut! Taylor Swift Bagi-Bagi Uang untuk Pekerja yang Masih Bertugas di Hari Natal
Targetnya pun tidak sedikit. Panitia menargetkan sedikitnya 15 ribu peserta hadir dalam perayaan Natal Nasional GEMPAR.
“Baik, terima kasih. Jadi untuk target peserta, kita setidak-tidaknya minimal 15.000 ya yang hadir untuk acara Natalnya,” ujar Hillary saat ditemui di Hotel Mercure, PIK, Jakarta Utara, Jumat (11/9/2026).
Natal Dikemas dengan Aksi Kemanusiaan
Natal Nasional GEMPAR tidak hanya akan diisi dengan kegiatan ibadah dan doa bersama. Panitia juga menyiapkan sejumlah program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Beberapa agenda yang disiapkan antara lain nikah massal di Manado dan Langowan, bedah rumah, pembagian sembako, hingga pemberian kado Natal kepada ribuan anak.
Hillary mengungkapkan, salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara adalah nikah massal.
“Fun fact, kita akan merangkaikan dengan kegiatan kawin massal,” tambah Hillary.
Konsep tersebut diharapkan membuat perayaan Natal memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan bantuan.
Peduli Korban Bencana di Sulawesi Utara
Rangkaian kegiatan Natal juga dilatarbelakangi keprihatinan terhadap berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Salah satunya adalah kebakaran hutan yang terjadi di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Melalui momentum Natal, GEMPAR berkomitmen mendorong penggalangan donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Selain bantuan kemanusiaan, doa bersama juga menjadi bagian penting dari agenda tersebut. Hillary menilai persatuan masyarakat menjadi hal yang sangat dibutuhkan Indonesia di tengah berbagai tantangan.
“Indonesia saat ini membutuhkan persatuan. Umat, jemaat, masyarakat itu bersatu ketika kita memanjatkan doa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.
Hillary Lasut Bawa Semangat Anak Muda
Kehadiran Hillary Brigitta Lasut sebagai ketua panitia diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pelaksanaan Natal Nasional GEMPAR.
Dengan melibatkan generasi muda lintas gereja, tokoh masyarakat, figur publik, hingga kreator digital, kegiatan tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus merawat keberagaman.
Sulawesi Utara dipilih sebagai lokasi utama perayaan karena memiliki nilai historis dan kultural yang kuat bagi komunitas pemuda Kristen dan Katolik.
Ketua Umum DPP GEMPAR Indonesia Yohanes HD Sirait menegaskan bahwa pemilihan Sulawesi Utara juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan generasi muda.
“Kita juga menyampaikan bahwa kita akan mengadakan Natal Nasional GEMPAR 2026, yang akan diadakan di Sulawesi Utara, yang ketua panitianya adalah Sis Hillary Lasut,” jelas Yohanes.
Ia juga mengajak generasi muda di Sulawesi Utara untuk ikut ambil bagian dalam rangkaian Natal Nasional GEMPAR.
“Teman-teman muda di Sulawesi Utara, ayo terlibat semua dan pastikan hadir nanti di Natal Nasional GEMPAR,” serunya.
Natal Nasional GEMPAR Jadi Gerakan Sosial
Dengan konsep yang memadukan perayaan keagamaan dan aksi kemanusiaan, Natal Nasional GEMPAR diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Kegiatan tersebut diarahkan menjadi gerakan sosial yang melibatkan generasi muda dalam membantu masyarakat, membangun kepedulian, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Kepemimpinan Hillary Brigitta Lasut pun menjadi salah satu sorotan dalam agenda tersebut. Politisi muda asal Sulawesi Utara itu diharapkan mampu menggerakkan ribuan anak muda untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial yang telah disiapkan panitia.
Dengan target kehadiran minimal 15 ribu peserta, Natal Nasional GEMPAR diproyeksikan menjadi salah satu momentum besar pertemuan generasi muda sekaligus ruang untuk menunjukkan bahwa perayaan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan aksi nyata bagi masyarakat.