Edukasi Masyarakat Lewat Seminar Nasional Totok Punggung Sahabat Dokter Indonesia

Jakartashowbiz.com – PT. Rumah Sehat Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Totok Punggung Indonesia dan LAZIS Dewan Masjid Indonesia baru saja mengadakan seminar Seminar Nasional Totok Punggung Sahabat Dokter Indonesia . Acara seminar itu digelar di Aula Al Fatah 1, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada 5 Juli 2023.

Baca Juga:

Uci Nasution sebagai ketua panitia dan sekaligus founder Rumah Sehat Indonesia menyampaikan bahwa, seminar Totok Punggung memiliki visi dan misi untuk mewujudkan masyarakat di Tanah Air sehat dan bahagia serta berakhlak mulia.

Foto: Istimewa

“Memiliki program kerja melakukan proses edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat baik dari sisi preventif promotif curative dan rehabilitatif,” ujar Uci Nasution saat ditemui di Aula Al Fatah 1, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2023).

Seminar ini juga didukung oleh guru besar dan pendiri Yayasan Totok punggung Indonesia, yakni ustaz Abdurachman. Ia mengungkapkan bahwa, Totok Punggung sudah memiliki banyak tim. Bahkan sudah ada dari Aceh hingga Papua.

Baca Juga:

“Sudah memiliki team terapis dari Aceh sampai Papua,” kata Ustaz Abdurachman.

Seminar Ini menghadirkan 300 peserta dan para dokter dari beberapa provinsi di Indonesia, yaitu dr Indra Djaman Sp.PD, dr Ola Prianti, dr Gustav dan dr Ririen Hariningsih. dr. Ola Prianti, asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menjelaskan bahwa totok punggung bisa dilakukan oleh siapa saja. Tentunya dengan memerhatikan petunjuk dari ahlinya.

Foto: Istimewa

“Yang perlu diingat, penotokan harus dilakukan di area punggung. Batas tertingginya adalah bahu dan batas bawahnya di panggul. Kuncinya, kita getarkan, tidak diurut, tidak diusap. Telunjuk ditempel (ke punggung), tekan, getarkan,” katanya.

Menurut dr. Ola, setiap orang memiliki “dosis” yang berbeda-beda. Ada yang sembuh hanya dalam hitungan minggu, ada juga yang memerlukan terapi hingga beberapa bulan.

“Kita menotok orientasinya bukan sembuh. Sembuh adalah ranah Allah. Urusan kita ikhtiar secara maksimal. Saya tidak katakan topung segala-galanya, tapi topung ikhtiar yang murah meriah, hanya dengan jari,” pungkasnya.