Rekor Baru! Seekor Ikan Tuna di Jepang Laku Hampir Rp55 Miliar

Yuri Setiawan
3 Min Read
Ilustrasi Ikan tuna di pelelangan. Foto: Freepik

Jakartashowbiz.comJepang baru saja bikin heboh dunia kuliner di awal tahun 2026 ini. Lelang ikan tuna perdana di pasar Toyosu mencetak sejarah baru yang bikin geleng-geleng kepala saat aeekor tuna sirip biru raksasa dengan berat 243 kilogram berhasil terjual dengan harga yang sangat fantastis, yakni 510,3 juta yen atau setara dengan Rp54,5 miliar.

Angka ini memecahkan rekor sebelumnya dan menjadi penawaran tertinggi sejak data mulai dicatat pada tahun 1999 oleh pemerintah metropolitan Tokyo. Pemenang lelang kali ini adalah operator restoran sushi terkenal, Kiyomura Corp.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Jabodetabek: Jakarta Diguyur Hujan, Bogor Siaga Petir

Presiden Kiyomura Corp, Kiyoshi Kimura, rela menebus tuna tersebut dengan harga tinggi bukannya tanpa alasan. Bagi mereka, memenangkan lelang pertama di tahun baru adalah simbol pembawa keberuntungan sekaligus cara jitu untuk membuat pelanggan terkesan dan semangat menyambut tahun yang baru.

“Tuna pertama tahun ini membawa keberuntungan. Kami berharap sebanyak mungkin orang dapat menikmatinya dan merasa bersemangat,” katanya, dilihat dari ANTARA berdasarkan laporan Kyodo.

Baca juga: Bocoran Materi Album Baru BTS, Berisi 14 Lagu Spesial untuk Penggemar

Setelah menang lelang, ikan tuna tersebut tidak akan disimpan sendiri. Ikan raksasa ini dipotong di kantor pusat Sushizanmai di Tsukiji, kemudian dagingnya bakal langsung didistribusikan ke jaringan restoran-restoran mereka di seluruh penjuru Jepang agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Menariknya, meski dibeli dengan harga tinggi, menu sushi yang berasal dari olahan tuna tersebut tidak akan dibanderol dengan harga tinggi. Pihak restoran memastikan bakal menjualnya dengan harga normal sebagai langkah strategis pihak restoran untuk memasarkan serta mempromosikan kembali bisnisnya.

Baca juga: Cocokologi Penggemar Soal Judul Album Terbaru BTS

Suasana lelang di pasar Toyosu sendiri berlangsung sangat meriah dan kompetitif. Acara yang dimulai pukul 5.10 pagi waktu setempat ini menghadirkan berbagai jenis ikan tuna terbaik. Hiruk-pikuk lelang bahkan mampu menarik perhatian banyak wisatawan asing yang rela bangun pagi demi menyaksikan tradisi tahunan yang ikonik tersebut secara langsung.

Nilai transaksi tahun ini benar-benar fenomenal dan menjadi bukti kebangkitan ekonomi. Angka tahun 2026 ini jauh lebih tinggi daripada rekor sebelumnya sebesar 333,6 juta yen yang diperoleh pada tahun 2019, selama lelang Tahun Baru pertama di Toyosu setelah relokasi pasar ikan Tsukiji yang legendaris.

Lonjakan harga ini juga menandakan pemulihan total setelah industri ini sempat terpukul keras oleh pandemi. Sebagai perbandingan, harga penawaran tertinggi sempat anjlok ke angka 36,0 juta yen pada tahun 2023, lalu naik ke 114,2 juta yen pada 2024, dan 207,0 juta yen pada tahun 2025. Kini, di 2026, gairah pasar ikan Jepang kembali meledak dengan angka yang fantastis.

Share This Article