Daniel Dyonisius dan Varnasvara Angkat Isu Perempuan dengan Balutan Musik Eksperimental di Lagu Wanita

Yuri Setiawan
3 Min Read
Daniel Dyonisius dan Varnasvara. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Para penikmat musik yang mencari kedalaman makna dalam sebuah karya, wajib banget mendengarkan rilis terbaru ini. Daniel Dyonisius dan Varnasvara kembali hadir dengan single terbaru mereka yang bertajuk Wanita.

Lagu ini merupakan komposisi orisinal yang ditulis langsung oleh Daniel Dyonisius sebagai lanjutan dari lagu-lagu yang dirilis sebelumnya, Relung dan Kinasih. Karya ini merupakan sebuah pesan kontemplatif tentang kehidupan dan kematian, serta hubungan antara alam fisik dan spiritual.

Baca juga: Harry Styles Muncul Lewat Video Misterius, Kode Comeback Album Baru?

Lagu Wanita memiliki latar belakang yang sangat kuat dan relevan dengan isu sosial. Pemicunya adalah kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang masih marak terjadi di tengah masyarakat. Namun, yang membedakan Wanita dari rilisan Varnasvara sebelumnya adalah perspektif sejarahnya yang sangat spesifik, dimana liri dari lagu ini bertukar narasi antara orang ketiga dan orang kedua mengenai kematian sosok Ita Martadinata.

Daniel Dyonisius dan Varnasvara
Daniel Dyonisius dan Varnasvara. Foto: Istimewa

Bagi yang mungkin belum familiar, Ita Martadinata adalah seorang aktivis yang mendampingi perempuan korban kekerasan dalam tragedi Mei 1998 di Indonesia. Liriknya ditulis untuk menggambarkan kerusuhan 1998 sebagai pendorong demokrasi, tetapi juga sebagai alegori maskulinitas, perilaku kebinatangan manusia dan iblis batiniah, serta peran kekerasan dalam mengkatalisasi perubahan menuju kebebasan dari penindasan.

Lebih dalam lagi, lagu Wanita mengandung tema mengenai trauma antargenerasi dan proses pemulihannya, khususnya bagi perempuan Tionghoa Indonesia yang menjadi sasaran banyak insiden kekerasan massal dan kerusuhan sipil pada tahun 1998.

Daniel Dyonisius dan Varnasvara

Artwork lagu Wanita dari Daniel Dyonisius dan Varnasvara. Foto: Istimewa

Secara musikalitas, di lagu Wanita akan terdengar efek tremolo sepanjang lagu yang membangkitkan reaksi mendalam sebagai kiasan akan kekerasan yang menghancurkan tubuh perempuan.

Meskipun mengangkat tema yang kelam dan berat, lagu ini juga berfungsi sebagai katarsis yang memberikan resolusi terhadap konflik yang ia hadirkan. Bagian outro menggambarkan bagaimana jiwa Ita telah terbebas dari tubuh fisiknya, namun keberanian yang ia miliki mencerminkan cita-cita yang melampaui tubuh manusia sebagai hal yang fana dan malah secara paradoksikal, menginspirasi pergerakan menuju kebebasan yang lebih utuh.

Cerita dalam lagu Wanita disampaikan melalui perpaduan suara eksperimental yang dibawakan oleh formasi musisi yang solid. Ada Daniel Dyonisius (gitar, vokal, bass, rindik), Ursulla Serenakartika (vokal), Darlene Kawilarang (piano, synthesizer), Seto Noviantoro (kacapi), AU Agus Maulana (kendang, rebana), I Ketut Budiyasa (rindik), Kadek Arya Gitaswara (rindik), dan Kelvin Andreas (drum). Perpaduan instrumen modern dan tradisional ini menciptakan atmosfer yang magis sekaligus menyentuh hati.

Share This Article