Album Menari dengan Bayangan dari Hindia Diangkat ke Layar Lebar

Yuri Setiawan
3 Min Read
Hindia. Foto: Instagram/@wordfangs

Jakartashowbiz.com – Musisi Baskara Putra atau Hindia membawa gebrakan anyar dalam kariernya. Bukan di dunia musik, kali ini dia hadir sebagai eksekutif produser film layar lebar. Yang menjadi spesial, Hindia akan membidani film yang ceritanya diadaptasi dari debut album solonya, Menari dengan Bayangan.

Pengumuman diangkatnya album Menari dengan Bayangan dari Hindia ke layar lebar diumumkan saat Palari Films merayakan 10 tahun kiprah mereka di industri perfilman. Film tersebut akan disutradarai oleh Edwin, namun detail lainnya seperti sinopsis dan para pemerannya masih belum bisa dibocorkan.

“Perjalanan baru bagi karya Menari dengan Bayangan yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films. Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat, merasa terhormat menjadi
bagian dalam perjalanan tonggak penting satu dekade Palari Films,” ujar Hindia dalam keterangannya.

Baca juga: Potongan Rambut Gimbal Milik Bob Marley akan Dilelang, Diprediksi Laku Ratusan Juta Rupiah

Selain film Menari dengan Bayangan, dalam kesempatan tersebut Palari Films juga mengumumkan sejumlah proyek yang sedang dan akan segera digarap. Monster Pabrik Rambut menjadi yang paling dekat ke layar bioskop karena akan mulai tayang di tanggal 4 Juni 2026 mendatang. Film-film lain yang masuk dalam ‘daftar tunggu’ dari Palari Films antara lain Desember Jani, Baju Tebal, I Wanna Dance with Myself, Goldfish, dan Strange Root.

Hindia bersama Palari Films
Hindia jadi Eksekutif Produser untuk film yang diadaptasi dari albumnya, Menari dengan Bayangan. Foto: Poplicist

Di usia 10 tahun, Palari Films sudah menghadirkan sejumlah film yang terbilang sukses. Film pertama mereka, Posesif (2017) berhasil memenangkan 3 Piala Citra FFI 2017 untuk Sutradara Terbaik (Edwin), Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Putri Marino), dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Yayu Unru). Beberapa film lain produksi Palari Films yang berhasil menyita perhatian publik antara lain Aruna & Lidahnya (2018). Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021), serta Ali & Ratu Ratu Queens (2021).

“Sepuluh tahun dan setiap cerita yang menemukan jalannya. Kami menoleh ke belakang sebelum melangkah maju, menghormati semua yang membuat dekade ini berarti. Peta ini ada karena tangan-tangan yang menggambarnya bersama kami. Kini, Palari Films berlayar menuju cakrawala yang lebih luas,” ujar produser dan Co-Founder Palari Films, Muhammad Zaidy.

Share This Article