Bakal Jadi Film Sci-Fi Lokal Rasa Hollywood, Pelangi Di Mars Umumkan Jajaran Pemainnya

Yuri Setiawan
4 Min Read

Jakartashowbiz.com – Dunia perfilman Indonesia bakal kedatangan satu lagi karya ambisius yang beda dari biasanya. Yup, film Pelangi Di Mars garapan Mahakarya Pictures resmi ngumumin deretan karakter dan para pemeran utamanya. Ada Messi Gusti, Lutesha, sampai Rio Dewanto yang tampil all out di film sci-fi pertama Indonesia dengan efek spesial super canggih!

Disutradarai sama Upie Guava, Pelangi di Mars bakal ngebawa penonton ke tahun 2090, di mana Bumi udah krisis air parah. Satu-satunya sumber air bersih cuma bisa diakses lewat perusahaan raksasa bernama Nerotex. Setting-nya futuristik banget, lengkap sama robot dan teknologi kekinian. Intinya, kalau nonton Pelangi di Mars, kita berasa nonton Star Wars tapi versi Indonesia.

Baca juga: “Arti Cinta” Bukan Sekadar Film, Tapi Ajakan Mikir Ulang Soal Hubungan

Upie sendiri udah nyiapin proyek ini sejak 2020, dan katanya banyak terinspirasi dari Star Wars dan The Mandalorian. “Ini film yang dirancang dari banyak puzzle-puzzle di kepala, random gitu. Pengin gitu anak kecil bikin robot dan entah kenapa saya tuh tumbuh dengan kata-kata pelangi selalu terdengar indah gitu Pelangin di Mars itu terdengar menarik, makanya ditaruh di judul,” kata Upie Guava saat cast reveal film Pelangi Di Mars.

Pelangi Di Mars
Foto: Istimewa

Bukan cuma soal visual aja yang keren, tapi ceritanya juga punya nilai emosional yang dalam. “Dan secara cerita juga bagaimana seorang anak manusia, si Pelangi ini mengansamble para robot yang awalnya saling berantem, saling nggak akur karena perbedaan, lantas karena keluguannya Pelangi jadi sebuah harmoni yang indah,” lanjutnya.

Di film ini, Rio Dewanto jadi Banyu, Lutesha jadi Pratiwi, dan Messi Gusti bakal jadi karakter utama yang namanya Pelangi. Menariknya, mereka semua syuting di Doss Guava XR Studio dengan teknologi mutakhir. Tantangannya? Kostum mereka super berat dan bikin susah gerak!

“Aku keberatan pakai baju ini, emang berat. Sebenarnya pas awal-awal pakai berat, panas, agak sulit untuk bergerak. Padahal di film gerakan aku harus sebanyak itu, se-powerfull itu,” ungkap Messi Gusti.

Pelangi Di Mars
Foto: Istimewa

Helm astronot yang mereka pakai juga nggak main-main karena beratnya sampai 2,9 kilogram. “Tapi karena ada kipas angin, jadi kita kadang-kadang nyaman. Cuma kadang-kadang kalau dengerin orang ngomong agak susah, karena punya kipas gitu. Aduh ngomong apa nih,” tambah Rio Dewanto.

Film ini menceritakan tentang Pelangi, manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Mars. Setelah ditinggal ibunya, Pratiwi (Lutesha), Pelangi harus hidup sendirian di planet merah yang sepi banget. Tapi segalanya berubah ketika dia ketemu sama sekelompok robot rusak yang udah lama ditinggalin.

Bersama mereka, Pelangi memulai misi penting buat nyari Zeolith Omega, mineral ajaib yang diyakini bisa memurnikan air di Bumi. Di tengah semua tantangan, Pelangi hadir sebagai simbol harapan baru, keberanian anak kecil, dan kekuatan kolaborasi antara manusia dan robot.

Pelangi Di Mars
Foto: Istimewa

Dengan visual yang memanjakan mata dan cerita yang menyentuh, Pelangi di Mars siap mengangkat tema persahabatan, perjuangan, dan harapan buat masa depan yang lebih baik.

Menariknya lagi, film ini juga didukung sama PFN dan Raffi Ahmad, yang sekarang juga jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Raffi pun nggak bisa nyembunyiin rasa bangganya.

“Saya udah nggak bisa berkata apa-apa lagi. Terharu gitu, wah akhirnya sudah bisa next level. Saya yakin film ini insya Allah akan sukses dan lebih dari 10 juta penonton,” ujar Raffi.

So, siap-siap aja buat diajak jalan-jalan ke luar angkasa lewat film Indonesia yang beda dari biasanya ini. Pelangi di Mars bukan cuma visualnya yang keren, tapi juga ceritanya bikin nyentuh hati!

Share This Article