Film Paket Santet Angkat Kesalahan Masa Lalu yang Berujung Teror Mengerikan

Yuri Setiawan
3 Min Read

Jakartashowbiz.comBASE ENTERTAINMENT memperkenalkan film horor terbarunya berjudul Paket Santet. Digarap oleh sutradara Dinna Jasanti, film ini memadukan santet, misteri, gore, dan teror yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Film Paket Santet akan membawa penontonnya menelusuri sebuah dendam dari masa lalu yang akan menghantui dan mengancam nyawa. Mengikuti kisah Deva (Fatih Unru), Bela (Yasamin Jasem), Celia (Gabriella Ekaputri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri), tujuh mahasiswa yang menjadi sasaran santet melalui paket yang sengaja dikirim kepada mereka.

Baca juga: Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Hadir Dalam Format IMAX, Bakal Jadi Tontonan Spesial di Bioskop

Ketika teror mulai merenggut nyawa, satu per satu dari mereka menyadari bahwa apa yang
terjadi bukanlah kebetulan. Ada seseorang yang sengaja memilih mereka sebagai korban dengan alasan yang berakar pada kejadian di masa lalu.

Selain itu, film Paket Santet juga membawa tema tentang luka yang tidak pernah benar-benar selesai. Sesuatu yang bagi seseorang mungkin hanya dianggap candaan, kesalahan kecil, atau peristiwa yang sudah dilupakan, ternyata bisa meninggalkan luka panjang bagi orang lain. Ketika luka itu berubah menjadi dendam, masa lalu akhirnya kembali menuntut balasan.

“Kami ingin membuat horor yang bukan hanya memberikan ketakutan, tetapi punya angle lain yang juga membuat penonton berpikir tentang konsekuensi dari perilaku kita terhadap orang lain,” ujar Shanty Harmayn selaku Produser.

Film Paket Santet
Official Poster film Paket Santet. Foto: Istimewa

Ditulis oleh Obe Karel, Titien Wattimena, dan Ambaridzki Ramadhantyo, film ini diproduseri oleh Shanty Harmayn bersama Aoura Lovenson Chandra dan Tanya Yuson. Fatih Unru, pemeran Deva, menilai kekuatan film ini justru terletak pada seberapa dekat konfliknya dengan kehidupan nyata.

“Berperan sebagai Deva membuat saya sadar bahwa perundungan tidak selalu datang dalam bentuk besar dan terlihat. Kadang justru hal kecil yang kita anggap sepele bisa meninggalkan luka paling lama,” katanya.

Lewat perpaduan teror santet, misteri, gore, dan konflik yang dekat dengan kehidupan anak
muda, Paket Santet mengajak penonton melihat bahwa sesuatu yang dianggap sudah berlalu belum tentu benar-benar selesai. Karena terkadang, yang paling berbahaya bukan apa yang kita lakukan, melainkan apa yang orang lain ingat dari perbuatan kita. Film ini akan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.

Share This Article