Jakartashowbiz.com – Setelah sukses di film Kuasa Gelap (2024), Paragon Pictures & Ideosource Entertainment menghadirkan sekuelnya berjudul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Yang spesial, film yang mengangkat kisah eksorsisme ini akan hadir di layar IMAX dengan pengalaman menonton yang istimewa.
Itu disampaikan langsung oleh Robert Ronny, produser sekaligus penulis untuk film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dalam perilisan teaser trailer dan poster yang berlangsung Jumat (7/8). Ia merasa bangga film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah resmi menjadi film kelima dari Indonesia yang akan tayang dalam format IMAX.
“Sejak awal, kami merancang Perjanjian Darah dengan skala yang jauh lebih besar baik dari sisi dunia cerita, lokasi, maupun ancamannya. Format IMAX menjadi semacam stamp of approval bahwa film ini besar dari segi production value, skala, dan kualitas, karena IMAX punya standar internasional dan tidak semua film layak tayang di sana. Bagi kami, ini jaminan bahwa Kuasa Gelap: Perjanjian Darah layak ditonton di bioskop,” ujarnya.
Baca juga: Segera Tayang di Bioskop, Titi Kamal Bocorkan Ngerinya Film Perumahan Laddaland
Ditayangkan dalam format IMAX, teaser trailer dan poster ini memberi penonton gambaran pertama tentang teror yang akan tersaji. Di layar IMAX yang memenuhi seluruh pandangan dan tata suaranya yang datang dari segala arah, teror itu tidak lagi sekadar disaksikan, melainkan mengurung penonton dari segala sisi.
“Kami tidak membuat film tentang ketakutan. Kami membuat film tentang sesuatu yang lebih berat dari ketakutan, pilihan yang dibuat oleh satu generasi, dan yang harus dibayar oleh generasi berikutnya,” ujar Andi Boediman, produser eksekutif film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.

Melanjutkan cerita di film sebelumnya, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali menampilkan Lukman Sardi dan Jerome Kurnia kembali sebagai Romo Rendra dan Romo Thomas. Secara garis besar, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menggali lebih dalam masa lalu karakter Romo Rendra yang diperankan Lukman Sardi. Latar belakang Romo Rendra yang ditampilkan di film keduanya ini sudah ditulis oleh Robert Ronny sejak film pertamanya hadir.
“Di film kedua ini, saya menggali lebih dalam sisi manusiawi yang ada di dalam karakter Romo Rendra. Bagaimana saat manusia berhadapan dengan iblis purba, yang dinamakan Rephaim. Dengan pengalaman menonton di layar yang lebih besar dalam format IMAX, perjalanan eksorsisme yang akan dilihat penonton akan semakin imersif dan emosional,” ujar Lukman Sardi.
“Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya,” tambah Jerome Kurnia.
Baca juga: Jadi Pemeran Utama, Febby Rastanty Dapat Peran Berbeda di Sinetron Biarkan Cinta Bicara
Selain Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, film ini juga turut dibintangi oleh Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal. Bertindak sebagai sutradara, Rizal Mantovani menilai Kuasa Gelap: Perjanjian Darah akan memberikan pengalaman sinematik yang mencekam sekaligus menyenangkan ketika tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026 mendatang.
“Lewat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, kami ingin membuat cerita yang dekat dengan keseharian, terutama dengan kondisi di Indonesia, dan semoga juga terasa relatable bagi penonton di seluruh dunia nanti. Cerita yang menyentuh seperti inilah yang akan membekas, dikenang dan menjadi pengalaman sinematik yang sangat menyenangkan. Saya juga bangga, setelah berkarier selama puluhan tahun, akhirnya untuk pertama kalinya film saya tayang dalam format IMAX,” ujar Rizal Mantovani.
