Jakartashowbiz.com – Diva pop dunia, Britney Spears dikabarkan sudah resmi menjual katalog musiknya dalam sebuah kesepakatan dengan perusahaan penerbitan musik Primary Wave. Dalam kesepakatan tersebut, Spears turut melepas bagian kepemilikannya dalam lagu-lagu hits yang dia bawakan.
Berdasarkan laporan TMZ, lagu-lagu Baby One More Time, Gimme More, I’m a Slave 4 U, Lucky, Sometimes, Stronger turut serta dalam kesepakatan yang ditandatangani pada 30 Desember 2025 kemarin.
Baca juga: Dari Korea, SHAUN Kenalkan Lagu Diary Jelang Rilis EP Terbaru
Meski dalam dokumen yang didapat tidak dicantumkan secara spesifik, namun TMZ menyebut sejumlah sumber mengatakan jika angka kesepakatan antara Britney Spears dengan Primary Wave setara dengan hasil yang didapat Justin Bieber ketika menjual katalog musiknya, yakni sekitar USD200 juta (sekitar Rp3,3 triliun).
Di sisi lain, Variety melaporkan bahwa kesepakatan Britney Spears dan Primary Wave kemungkinan mencakup royalti artis dan hak penerbitan lagu. Namun, hak atas nama dan kemiripan (name and likeness rights/NIL) diduga tidak termasuk, kecuali jika nilai transaksinya jauh lebih besar.

Britney Spears sendiri dikabarkan puas dengan kesepakatan tersebut dan merayakannya bersama anak-anak. Diketahui, Britney Spears memiliki merupakan ibu dari dua anak laki-laki, Jayden (19) dan Preston (20) hasil pernikahannya dengan mantan suami Kevin Federline.
Untuk karier bermusiknya sendiri, Britney Spears sempat mengungkapkan bahwa dia tidak akan lagi tampil di Amerika Serikat melalui akun media sosialnya. Meski begitu, dia berharap bisa tampil di Inggris atau Australia dalam waktu dekat bersama putranya, meski tak dirinci putra mana yang dimaksud.
Britney Spears sudah sekitar 7 tahun tak tampil di Amerika Serikat setelah terakhir kali dilakukan ketika menjalani tur Piece of Me pada 2018. Dia sempat dijadwalkan kembali ke Las Vegas pada 2019 lewat pertunjukan Domination, namun dibatalkan dengan alasan masalah keluarga.