Diisukan Punya 3 Anak, Pihak Denada Pastikan Fitnah dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Yuri Setiawan
2 Min Read
Denada. Foto: Instagram/@denadaindonesia

Jakartashowbiz.com – Meski sudah mengakui Ressa Rossano sebagai anak kandungnya, polemik yang melibatkan nama Denada nyatanya belum berhenti. Terbaru, dia digosipkan memiliki anak lain selain Ressa dan Aisha. Menanggapi hal tersebut, Denada melalui pihak manajemennya pun angkat bicara.

Dalam pernyataan yang diunggah Denada di Instagram Story-nya pada Minggu (8/2) malam, pihaknya mengklarifikasi soal rumor yang beredar.

“Dengan ini, manajemen dan keluarga Denada menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait beredarnya informasi, narasi dan pemberitaan, yang bersifat fitnah, tidak berdasar, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di ruang publik, termasuk di media sosial,” ungkap manajemen Denada.

Baca juga: Bakal Punya Cucu di Usia 50 Tahun, Maia Estianty Pingin jadi Nenek Funky

Dengan tegas, pihaknua membantah kabar soal Denada memiliki tiga anak. Manajemen menyatakan bahwa Denada hanya memiliki dua orang anak, yakni Ressa Rossano dan Aisha Aurum. Maka dari itu, kabar yang beredar di media sosial soal ada anak lain yang dilahirkan Denada bisa dipastikan hoaks.

“Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa: 1. Denada hanya memiliki 2 (dua) orang anak kandung, yaitu Ressa dan Aisha; 2. Segala bentuk pemberitaan, pernyataan, maupun narasi yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan dan berunsur fitnah,” jelasnya.

IGS Denada
Pihak manajemen klarifikasi soal kabar Denada punya 3 anak. Foto: Instagram/@denadaindonesia

Tak hanya mengklarifikasi kabar burung yang beredar, pihak Denada juga menanggapi serius fitnah yang telah disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum atas fitnah yang disebarkan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum, baik pidana maupun perdata. Kami juga mengimbau dengan tegas, kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala spekulasi, maupun pernyataan yang berada di luar kapasitas dan kewenangannya,” tutup Denada.

Share This Article