Jakartashowbiz.com – Perkumpulan Jurnalis Infotainment Indonesia (PJII) menggelar pertandingan persahabatan mini soccer melawan tim pengacara dari kantor hukum Sadrakh Seskoadi & Partners. Momen penuh keakraban ini berlangsung meriah di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).
Dewan Pembina PJII, Deolipa Yumara, ikut hadir dan memberi dukungan langsung dari pinggir lapangan. Ia terlihat antusias berbincang sambil menyemangati para wartawan yang tengah bertanding. Walau pada akhirnya tim jurnalis harus mengakui keunggulan lawan dan menelan kekalahan cukup telak, suasana tetap cair dan penuh gelak tawa pada Kamis (26/11/2025) Jakarta Selatan.
Baca Juga: Cody Jon Validasi Perasaan Galau Soal Hubungan yang Putus-Nyambung Lewat Keyring
“Mudah-mudahan dua-duanya menang, kita doakan ya. Gak ada yang kalah. Kosong-kosong, eh enggak 5-5. Ya itu tadi, ini pembukaan ya, malam ini dibuka mudah-mudahan berkelanjutan dan berkesinambungan,” ucapnya saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).

Di sisi lain, Sadrakh Seskoadi menjelaskan bahwa tujuan utama digelarnya pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, melainkan untuk menjaga hubungan baik antara pengacara dan jurnalis. Ia menilai olahraga menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi dan solidaritas di luar kesibukan pekerjaan yang sering kali penuh tekanan di Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).
“Nah sebenarnya kan memang salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini kan sebenarnya supaya untuk mempersatukan teman-teman infotainment nih, supaya ada kekeluargaannya dapat, selain pekerjaan lah tentunya supaya mempererat hubungan kekeluargaan itu,” tutur Sadrakh di Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).

Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini membantu membangun sportivitas, sehingga hubungan kerja ke depannya makin positif dan minim gesekan saat bertugas. Ia bahkan menantang jurnalis dari bidang lain untuk ikut serta pada kesempatan berikutnya di Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).
“Jadi bukan hanya sebatas pekerjaan aja di kantor, jadi supaya ada sportivitas dibangun di sini, jadi tidak ada saling sikut menyikut ya Bang ya? Semoga ini bisa dipertahankan, ke depannya jangan hanya jurnalis infotainment ya, tapi kita akan menantang teman-teman dari jurnalis yang ada di news,” imbuh Sadrakh.

Deolipa pun sepakat. Menurutnya, dinamika di lapangan pekerjaan kadang tidak terhindarkan, namun dapat diselesaikan lewat interaksi yang positif seperti olahraga bersama di Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).
“Kalau saling sikut diselesaikannya di lapangan hijau jangan di meja hijau ya. Saling sikut ini sebenarnya kayak gini kan sebenarnya saling sikut. Tapi enggak apa-apa, namanya dinamika organisasi. Biar apa, biar ketemu kalau saling sikut berarti kan akrab ketemu gitu ya,” ujar mantan pengacara Bharada E tersebut.
Menutup kegiatan, Deolipa mengingatkan bahwa menjaga tubuh tetap sehat adalah hal wajib, baik bagi jurnalis maupun pengacara. Karena bagaimana pun, rutinitas pekerjaan baru bisa dijalankan maksimal kalau kesehatan nomor satu di Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2025).
“Jadi kita ini pengacara maupun teman-teman jurnalis jangan sibuk kerja terus, olahraga juga penting buat kesehatan. Cuman harusnya jangan malam hari, pagi-pagi atau siang-siang kan gitu. Yang penting sehat dulu, yang pertama, baru kerja yang kedua,” pungkas Deolipa.