Soal Wacana Naiknya Tarif Transjakarta, Dishub DKI: Masih Tahap Kajian

Yuri Setiawan
2 Min Read
Bus Transjakarta. Foto: Instagram/@pt_transjakarta

Jakartashowbiz.com – Kabar penting nih buat kalian para pengguna setia Transportasi umum. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kabarnya sedang mengkaji kemungkinan kenaikan tarif bus Transjakarta.

Kabarnya, tarif Transjakarta yang semula Rp3.500 bisa jadi naik ke Rp5.000. Namun, sebelum direalisasikan, Dishub DKI Jakarta akan lebih dulu mempelajari lebih dalam dan mempertimbangkan banyak aspek biar nggak memberatkan masyarakat.

“Untuk kenaikan tarif Transjakarta masih dalam tahap kajian, juga melihat situasi dan kondisi yang ada,” ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ujang Harmawan, dikutip dari ANTARA, Rabu (29/10).

Baca juga: Bakar Sampah Sembarangan di Jakarta? Jangan Kaget Kalo Wajah Kalian Muncul di Medsos

Lebih lanjut, Ujang juga belum bisa mastiin kapan kenaikan tarif ini bakal berlaku, apakah dalam waktu dekat atau tahun depan. Katanya, semua masih dalam persiapan.

“Masih persiapan. Kami menjaring berbagai masukan dari masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta udah ngasih tahu kalau tarif bus Transjakarta yang sebesar Rp3.500 untuk satu kali perjalanan sudah berlaku sejak tahun 2005. Kabarnya, tarif Rp3.500 itu cuma bisa nutupin sekitar 14 persen aja dari total biaya operasional Transjakarta. Tarif segitu juga lebih murah dibanding moda transportasi daerah penyangga Jakarta kayak Bogor, Bekasi, atau Tangerang.

Meskipun ada wacana kenaikan, Pemprov DKI juga mastiin kalau 15 golongan masyarakat seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, difabel, lansia, dan beberapa kelompok lainnya bakal tetap digratisin.

Selain itu, Pemprov juga janji bakal terus memperbaiki fasilitas armada Transjakarta biar keamanan dan kenyamanan penumpang makin meningkat. Dengan begitu, diharapkan makin banyak masyarakat yang tertarik buat naik transportasi umum.

Share This Article