Jakartashowbiz.com – Film Sah Katanya dari MVP Pictures bakal segera hadir di bioskop dan siap bikin kalian ngakak sekaligus baper. Disutradarai Loeloe Hendra, film ini dijadwalkan tayang mulai 24 April 2025.
Film ini ngasih sesuatu yang beda dengan gabungan drama keluarga dan komedi yang absurd. Dari trailernya aja udah kelihatan kalau ceritanya unik, apalagi pas karakter utama, Marni (Nadya Arina), harus nikah di depan jenazah ayahnya.
Baca Juga: Film Norma: Antara Mertua dan Menantu Tayang Lebaran, Wulan Guritno Bersyukur
Kebayang kan betapa ribetnya kondisi Marni? Dia bukan cuma lagi berduka, tapi juga dipaksa menikah sama cowok yang bukan pilihannya. Situasi ini pastinya jadi bahan buat konflik yang seru dan penuh drama.

“Karakter aku sebagai Marni seorang gadis Jawa anak bungsu dari 4 bersaudara, dan konflik-konflik akan muncul. Untuk chemistry-nya kurang lebih 2 mingguan,” tutur Nadya Arina di XXI Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025).
Sebagai produser, Raam Punjabi pengen nyoba hal baru di MVP Pictures. Makanya, film ini dikemas dengan campuran drama dan komedi biar makin fresh dan beda dari film lainnya.
“Karena setiap produser punya keinginan untuk menyajikan produk yang berbeda-beda, tahun ini ada 5 film. Dimana film horor, film animasi dan komedian, kalau saya tertarik nonton film ini setelah lebaran,” tutur Raam Punjabi.

Sidharta Tata yang nulis naskah film ini cerita kalau ide Sah Katanya datang dari obrolan santai. Dari ngobrol-ngobrol iseng, tiba-tiba kepikiran konsep absurd nikah di depan jenazah.
“Ide awalnya saat saya ditawari ngajar 1,5 jam dan ngobrolnya lama karena cukup menarik. Sebagai sesama film maker dari Jogja, saya merasa tantangannya seru banget, tiba-tiba kita mempunyai ide yang sama menikah di depan jenazah,” sahut Sidharta Tata.
Sementara itu, Loeloe Hendra awalnya agak ragu buat ngerjain proyek ini. Soalnya, dia belum pernah nyoba genre drama komedi sebelumnya, tapi akhirnya dia nekat dan nerima tantangan.
“Jujur saja saya tidak yakin bisa membuat film drama komedi, saya sempat ragu tapi saya coba keluar dari zona nyaman, ini capaian kami yang kami harapkan jadi film yang secara kemasan sudah solid, dan secara tayangan bisa menghibur penonton,” pungkas Loeloe Hendra.