Vicky Prasetyo Merasa Kagum dengan Gaun Pengantin dari Kara Brides By Dita Celine 

William Alvin
3 Min Read
Foto: Exva/Jakartashowbiz.com

Jakartashowbiz.com – Artis Vicky Prasetyo turut hadir di acara yang digelar oleh Kara Brides By Dita Celine di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, pada Minggu (18/8/2024). Acara ini nggak cuma fashion show biasa, tapi juga mini wedding expo yang bikin suasana jadi lebih meriah.

Baca Juga: Atta Halilintar Rilis Single “Torang Indonesia” untuk Rayakan HUT RI ke-79

Vicky datang ke acara ini untuk kasih dukungan penuh ke sahabatnya, Dita Celine yang nggak lain adalah Owner sekaligus Designer dari Kara Brides. Selain itu, Vicky juga penasaran pengin lihat-lihat koleksi gaun pernikahan yang ditampilkan di acara tersebut.

Foto: Exva/Jakartashowbiz.com

“Hari ini itu acara persembahan keren dari KARA Brides pastinya sahabat aku, Dita Celine. Karena aku memang pengin melihat gaun-gaun persembahan yang sudah ditata khusus, dibuat khusus,” ujar Vicky Prasetyo di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Minggu (18/8/2024).

Nggak cuma sekadar lihat-lihat, Vicky juga nggak bisa nahan diri buat kasih pujian ke desain gaun-gaun yang tampil di runway. Dia yakin banget gaun-gaun ini bakal jadi inspirasi buat para calon pengantin yang lagi bingung milih gaun.

Foto: Exva/Jakartashowbiz.com

“Ya, dari awal aku lihatnya fokus banget, keren-keren banget gaunnya. Bisa jadi referensi aku, dan pastinya buat semuanya juga, buat nentuin gaun yang bakal dipakai di hari spesial,” ujar Vicky.

Di sisi lain, Dita Celine sebagai designer di balik semua keindahan ini, mengungkapkan kalau dia menyiapkan total 24 gaun buat ditampilkan dalam fashion show kali ini. Menariknya, 24 gaun itu terbagi dalam tiga konsep yang berbeda.

Foto: Exva/Jakartashowbiz.com

“Aku bawa 24 gaun, 8 gaun di sequence pertama itu lebih ke Chinese, sequence kedua lebih ke European, dan sequence ketiga campuran antara European, American, dan Asian,” jelas Dita..

Namun, nggak semua berjalan mulus. Dita juga cerita kalau tantangan terbesar dalam mendesain gaun-gaun itu adalah menemukan inspirasi. Katanya, kalau inspirasi udah dapet, semuanya jadi lancar.

“Inspirasi tuh yang paling susah, kalau inspirasi udah lancar, tinggal sat-set, sat-set, jadi deh. Tapi kadang kendalanya di lapangan, misalnya bahan yang diinginkan nggak ada, atau nggak bisa pakai bahan yang biasa,” pungkas Dita..

Share This Article