Verrell Bramasta Gandeng Fuji, Kenalkan Politik ke Anak Muda Lewat Media Sosial

William Alvin
3 Min Read
Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Verrell Bramasta terus mencari cara kreatif buat ngenalin dunia politik ke generasi muda. Kali ini, dia ngajak selebgram dan aktris Fujianti Utami buat bareng-bareng ngasih edukasi politik lewat media sosial.

Baca Juga: Pameran Film China-Indonesia, Rayakan 75 Tahun Persahabatan Dua Negara

“Kalau sekarang sudah era digitalisasi, teknologi, dan media sosial, saya rasa ini adalah cara yang tepat untuk edukasi politik ke anak-anak muda saat ini. Kan katanya kalau tak kenal maka tak sayang. Manatau dengan adanya kolaborasi dengan Mba Fuji, makin banyak anak muda yang tertarik untuk masuk dunia politik,” ujar Verrell.

Foto: Istimewa

Kunjungan Fuji ke DPR RI bukan cuma sekadar jalan-jalan, tapi juga belajar langsung soal kerja dewan. Verrell ngajak Fuji muterin beberapa ruangan penting yang jadi pusat kegiatan parlemen.

“Kemarin saya memang mengajak lihat-lihat BKSAP, Komisi X, Ruang Paripurna, dan sekaligus ngasih info-info apa yang selama ini kita kerjakan dan fungsinya. Karena itu semua adalah ranah saya di DPR RI. Alhamdulillah antusias Mba Fuji juga luar biasa,” jelas Verrell.

Foto: Istimewa

Langkah Verrell ini ternyata dapet respons positif dari banyak orang, terutama followers Fuji di media sosial. Banyak yang ngeliat ini sebagai cara baru buat bikin politik lebih dekat ke anak muda.

“Saya rasa kita harus merangkul semua pihak untuk tertarik dalam politik. Bertolt Brecht pernah mengatakan bahwa buta terburuk adalah buta politik. Dan gak bisa dipungkiri, media sosial menjadi alat paling efektif saat ini. Dan ini bukan pertama kali ada konten kolaborasi dengan influencers di DPR RI. Jadi saya harap, karena tujuannya baik, jadi kita bisa menerima hal ini dengan positif,” tambah Verrell.

Foto: Istimewa

Sebagai anggota DPR yang masih muda, Verrell sadar pentingnya membangun citra positif politik di mata generasi sekarang. Dia pengen lebih banyak anak muda paham politik, bukan cuma sebagai pemilih tapi juga sebagai calon pemimpin.

“Semoga ini bisa jadi awal yang baik untuk menjembatani kesenjangan antara generasi muda dan dunia politik. Kita butuh anak-anak muda yang peduli dengan masa depan bangsa,” pungkas Verrell.

Kolaborasi kayak gini bisa jadi contoh buat anggota DPR lain biar makin kreatif ngenalin dunia politik ke masyarakat. Dengan pendekatan kekinian, politik nggak lagi terkesan jauh, tapi justru jadi hal yang seru dan relevan buat anak muda.

Share This Article