Jakartashowbiz.com – Al Ghazali resmi mengumumkan kolaborasi antara tim balapnya, Seven Speed, dengan Pro 7. Kerja sama tersebut menjadi langkah baru Al Ghazali dalam mengembangkan aktivitasnya di dunia otomotif, khususnya drifting.
Dalam konferensi pers, Al mengaku senang dengan kolaborasi tersebut. Ia menyebut Seven Speed dan Pro 7 memiliki kesamaan dari sisi angka tujuh yang menjadi bagian dari nama keduanya.
“Ini adalah kolaborasi pertama saya, Seven Speed dengan Pro 7. Mungkin kita juga punya kesamaan di sini, kita ada 7-nya, cuma mungkin mereka lebih Pro,” ujar Al Ghazali.
Al berharap kerja sama tersebut bisa membawa berbagai kejutan sekaligus prestasi bagi timnya. Ia bahkan menargetkan dapat membawa pulang piala melalui berbagai kompetisi yang diikuti.
“Kita bakal kasih kejutan banyak dan insyaallah kita juga bakal tidak akan mengecewakan Pro 7. Kita akan bawa piala juga,” katanya.
Pengalaman Drift di Track Gelap
Al Ghazali juga mengungkap salah satu alasan yang membuat kolaborasi dengan Pro 7 dinilai penting bagi aktivitas drifting timnya.
Ia bercerita tentang pengalamannya ketika mengikuti aktivitas drifting pada malam hari di Purwokerto. Saat itu, kondisi lintasan yang minim penerangan menjadi salah satu tantangan bagi pembalap.
“Kemarin kita main di Purwokerto, itu sempat kita main malam, emang track-nya gelap banget,” ungkap Al.
Menurutnya, pengalaman tersebut membuat tim membutuhkan dukungan terkait penerangan agar aktivitas drifting pada malam hari dapat berlangsung dengan lebih baik.
“Jadi kebetulan kayaknya kita butuh sesuatu yang baru untuk penerangan, untuk bisa membantu main di malam hari. Jadi itulah kita memilih Pro 7,” jelasnya.
Al Ghazali Suka Otomotif Sejak SMP
Kecintaan Al Ghazali terhadap dunia otomotif ternyata sudah muncul sejak masih duduk di bangku SMP. Ia mengaku sejak kecil sudah tertarik dengan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kendaraan.
“Kalau aku sendiri, aku suka otomotif sebenarnya dari kelas SMP,” tutur Al.
Ia bahkan mengaku pernah menggunakan mobil milik orang tua dan neneknya untuk berkeliling. Ketertarikannya terhadap dunia balap juga muncul melalui permainan arcade balap Maximum Tune.
Al kemudian mulai menekuni drifting secara lebih serius. Setelah mencoba latihan drifting secara profesional, ia bertemu dengan sosok yang disebutnya sebagai Om Nitro.
Dari pertemuan tersebut, Al bersama timnya kemudian mulai membangun Seven Speed hingga terus berkembang seperti sekarang.
“Terus akhirnya mencoba latihan drifting beneran yang proper, terus akhirnya ketemu Om Nitro, akhirnya kita buat tim, dan sampai sekarang masih berjalan lanjut,” katanya.
Al menegaskan bahwa dirinya kini berusaha menjalani drifting secara profesional dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Kalau sekarang drift-nya benar-benar pro dan proper dan aman,” pungkas Al.