Jakartashowbiz.com – Kabar duka datang dari kancah musik rock alternatif dunia. Personel The Cure, Perry Bamonte dikabarkan meninggal dunia saat pada usia 65 tahun di momen Natal setelah mengalami sakit.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak The Cure melalui pernyataan resmi yang diunggah di website mereka. Dalam pernyataan itu, The Cure mengenang kembali dedikasi dan peran penting Bamonte selama dua periode kebersamaannya dengan band, yakni pada era emas 1990–2005 dan saat memutuskan kembali bergabung sejak 2022 hingga akhir hayatnya.
“Tenang, intens, intuitif, konsisten, dan sangat kreatif, ‘Teddy’ adalah bagian penting dan berhati hangat dalam perjalanan The Cure,” kata The Cure, dikutip dari Variety.
Baca juga: Amankan Akses Sambil Bedonasi, Tiket Early Bird Synchronize Fest 2026 Mulai Dijual Hari Ini
Perry Bamonte, gitaris sekaligus kibordis The Cure yang punya peran vital dalam sejarah band. Perjalanan kariernya di band dimulai saat menjadi kru tur padq 1984 berkat kakaknya, Daryl Bamonte, yang menjabat sebagai manajer tur band.
Dia kemudian menjadi asisten pribadi sekaligus teknisi gitar vokalis utama, Robert Smith, sebelum akhirnya resmi bergabung sebagai anggota penuh The Cure pada 1990, menggantikan posisi kibordis Roger O’Donnell.
“Setelah menjaga band sejak 1984 hingga 1989, ia menjadi anggota penuh The Cure pada 1990, memainkan gitar, bass enam senar, dan kibor di album Wish, Wild Mood Swings, Bloodflowers, album akustik, serta tampil di lebih dari 400 konser selama 14 tahun,” sambung pernyataan The Cure.

Sempat meninggalkan band pada 2005 karena restrukturisasi formasi menjadi trio dan bergabung dengan band Love Amongst Ruin pada 2012, Bamonte akhirnya kembali pada tahun 2022. The Cure menyinggung kembalinya Bamonte ke band sebagai momen yang sangat berkesan. Dia turut tampil dalam 90 konser tambahan yang berpuncak pada konser The Show of a Lost World di London pada 1 November 2024 lalu. Kepergiannya tentu menyisakan duka bagi rekan satu band dan keluarga.
“Pikiran dan belasungkawa kami bersama keluarga yang ditinggalkan. Ia akan sangat dirindukan,” pungkas The Cure.