Nostalgia Tipis-Tipis! Adi Bing Slamet Bawakan ‘Hari Demi Hari’ Versi Inggris dan Rilis Lagu Cinta di “Wahana Music Night”

William Alvin
3 Min Read
Foto: Jakartashowbiz.com

Jakartashowbiz.com – Adi Bing Slamet kembali membuktikan bahwa dirinya adalah seniman lintas zaman yang tak lekang oleh waktu lewat penampilan memukau dalam gelaran “Wahana Music Night” di Bajawa Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/2/2025) malam.

Seniman senior yang dikenal serba bisa ini tidak hanya mengajak penonton bernostalgia dengan tembang lawas, tetapi juga menjadikan momen ini sebagai ajang perkenalan karya terbarunya.

Baca Juga: Kylie Jenner Ungkap Alasan Jaga Privasi Soal Kehidupan Asmara

Salah satu yang mencuri perhatian adalah saat Adi membawakan lagu ciptaannya dari era 80-an, “Hari Demi Hari”, yang merupakan original soundtrack film Merpati Tak Pernah Ingkar Janji.

Foto: Jakartashowbiz.com

“Ini saya ciptakan belum lama, tahun 86. Saya bawakan dalam dua versi, versi Indonesianya Hari Demi Hari, versi Inggrisnya judulnya The Only One,” ujar Adi Bing Slamet di atas panggung acara.

Dalam kesempatan hangat tersebut, Adi yang memang dikenal memiliki selera humor tinggi memperkenalkan single anyarnya bertajuk “Ketika Cinta Datang”.

Lagu ini mengisahkan romantisme seseorang yang merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Suasana makin cair ketika Adi melontarkan candaan mengenai singkatan judul lagunya yang dianggap mirip dengan istilah populer hari bebas kendaraan.

“Ini lagu ‘Ketika Cinta Datang’, bukan ketika setan datang. Kalau setan datang dibacakan doa pergi, kalau ini nggak bisa. Lagu ini masuk di label Wahana. Judul lagunya KCD, tadinya saya mau bikin CFD, Car Free Day, hahaha,” seloroh Adi.

Penampilan ini sekaligus menegaskan semangat Adi untuk terus berkarya di industri musik tanpa mengenal batasan usia. Baginya, menjadi seniman adalah perjalanan kreatif tanpa akhir, dan ia berharap karya segar yang dirilis bersama Wahana Record ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat luas, termasuk generasi muda.

“Ya nggak ada pensiunnya sih kalau seniman. Selagi masih bisa berkarya dan karya itu diterima, go ahead, gitu. Ya mudah-mudahan pada suka,” ucap Adi.

Acara “Wahana Music Night” sendiri dihadirkan sebagai wadah kreatif bagi para musisi di bawah naungan Wahana Production.

Selain Adi Bing Slamet, acara ini juga dimeriahkan oleh Romaria Simbolon, Petrus Gea, Dell Devina, dan Mubai. Pihak label menegaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem musik mereka dan menjaga konsistensi karya para artis.

Foto: Jakartashowbiz.com

“Pendekatan ini diambil untuk memudahkan para musisi menjaga konsistensi rilisan mereka, sekaligus memastikan setiap karya dapat terorganisir dalam satu alur yang jelas,” jelas Bona Tua Manihuruk selaku pihak Wahana Production.

“Proses ini tidak hanya mendukung musisinya, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih rapi bagi pendengar yang ingin mengikuti perkembangan mereka,” pungkasnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Jakarta Showbiz (@jakartashowbizdotcom)

Share This Article