Mino WINNER Terancam 3 Tahun Penjara karena Bolos Bertugas saat Wajib Militer

Yuri Setiawan
3 Min Read
Mino WINNER. Foto: Instagram

Jakartashowbiz.com – Member grup K-Pop WINNER, Mino diduga melakukan pelanggaran berat saat menjalani program wajib militer. Bahkan, dia terancam hukuman 3 tahun penjara akibat perbuatannya.

Dalam surat dakwaan, Kejaksaan Distrik Seoul menyatakan bahwa Mino, dengan nama asli Song Min-ho meninggalkan tugasnya sebagai petugas layanan sosial selama 102 hari, atau hampir empat bulan jika ditotal. Mino disebut meninggalkan tugasnya tanpa alasan yang jelas sehingga dianggap mangkir.

“Saat bertugas di bawah naungan Mapo Facilities Management Corporation, Song absen tanpa izin selama 102 hari dan meninggalkan tugasnya tanpa alasan yang sah,” bunyi keterangan dalam surat dakwaan, dikutip dari JoongAng Ilbo.

Baca juga: Dahyun Terpaksa Rehat dari Tur Dunia TWICE Akibat Cedera Kaki

Berdasarkan informasi, petugas layanan sosial yang dijalani Mino selama wajib militer umumnya memiliki total sekitar 430 hari kerja efektif selama masa pengabdian 21 bulan. Jika sangkaan terhadap Mino terbukti, artinya dia mangkir hampir seperempat total masa tugasnya.

Dalam dokumen kejaksaan, frekuensi ketidakhadiran tanpa izin Mino semakin meningkat menjelang masa selesai wajib militernya pada 23 Desember 2024. Pada periode Maret hingga Mei 2023, dia tercatat hanya absen satu hari. Namun, angka tersebut melonjak drastis menjadi 14 hari pada November 2024. Bahkan pada Juli 2024, Mino dilaporkan absen selama 19 hari dari total 23 hari kerja yang seharusnya dijalani.

Mino WINNER
Mino WINNER. Foto: Instagram/@realllllmino

Berdasarkan aturan di Pasal 89-2 Undang-Undang Dinas Militer Korea Selatan dari laporan yang dibuat, seseorang yang meninggalkan tugas tanpa alasan sah selama delapan hari atau lebih dapat dijatuhi hukuman penjara hingga tiga tahun.

Selain itu, pihak Kejaksaan setempat juga menduga adanya keterlibatan seorang pengawas yang diidentifikasi sebagai A yang diduga memberikan izin setiap kali Mino enggan masuk dengan alasan lelah atau ingin tidur lebih lama. A juga disinyalir memanipulasi dokumen kehadiran Mino.

Baca juga: Ghea Indrawari Ajak Pendengar Apresiasi Pasangan Lewat Lagu 1000x

Investigasi mengungkapkan Mino dan A bekerja sama menggunakan sisa cuti tahunan dan cuti sakit Mino secara sepihak untuk menutupi ketidakhadiran ilegal tersebut. Bukti adanya kerjasama itu pun diperkuat dengan temuan pesan pada 29 Mei 2023, dimana A mengirim pesan kepada Mino bertuliskan, “Besok aku ada pelatihan jadi tidak masuk kantor, kita bertemu lagi tanggal 31 Mei saja.”

Menariknya, pada hari pesan itu dikirim, beredar foto di media sosial yang memperlihatkan sosok yang diduga Mino berada di San Francisco, Amerika Serikat, untuk menghadiri pernikahan adik perempuannya. Ini terungkap setelah Divisi Pidana 1 Kejaksaan Distrik Seoul Barat melakukan investigasi tambahan sejak Mei 2025 dan telah mengamankan bukti objektif melalui forensik ponsel dan pelacakan riwayat GPS.

Atas dugaan perbuatan yang dilakukan, Mino dan A kini sudah diajukan untuk menjalani persidangan atas dakwaan pelanggaran Undang-Undang Dinas Militer. Sidang perdana yang semula dijadwalkan pada 24 Maret resmi diundur menjadi 21 April 2026 setelah pihak Mino mengajukan permohonan penundaan.

Share This Article