Jakartashowbiz.com – Song Mino, anggota dari grup K-Pop Winner mulai menghadapi proses persidangan skandal mangkir saat menjalani wajib militer. Dalam persidangan, dia dituntut hukuman penjara 18 bulan oleh jaksa atas tuduhan kelalaian terkait dengan layanan wajib alternatifnya.
Dilansir dari Korea JoongAng Daily dan The Korea Times, tuntutan jaksa tersebut disampaikan dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Distrik Seoul Barat. Mino sendiri hadir dalam persidangan mengenakan pakaian formal berupa jas warna hitam dan kemeja putih.
Di persidangan, Mino WINNER mengakui segala kelalaiannya. Dia juga mengungkap penyesalan serta harapannya terkait kasus yang menjeratnya. “Sebagai sosok yang dicintai banyak orang, saya merasa menyesal karena menunjukkan sisi memalukan dari diri saya, alih-alih memberi contoh yang baik. Jika diberi kesempatan untuk mengabdi lagi, saya ingin setia menunaikannya hingga akhir,” katanya.
Baca juga: Bos HYBE Terancam Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan
Diketahui, dalam dokumen dakwaan dari Kantor Kejaksaan Seoul Barat yang didapat media, Mino mendapat dakwaan yang cukup serius. Dia diduga telah absen selama 102 hari tanpa izin secara resmi selama menjalani wajib militer.
Peraturan setempat yang mengatur tentang wajib militer menyebut orang yang absen dari dinas selama delapan hari atau lebih tanpa alasan yang dapat dibenarkan, dapat dijatuhi hukuman hingga tiga tahun penjara. Mino sendiri menjalani dinas sebagai pekerja layanan publik di Mapo-gu Facilities Management Corporation sejak 24 Maret 2023, dimana seorang pekerja publik harusnya menjalani tugas negara ini selama 1 tahun 9 bulan.

Dalam dakwaan, Mino disebut makin sering tidak hadir tanpa alasan jelas selesainya masa wajib militer yang dijadwalkan berakhir pada 23 Desember 2024. Selama Maret hingga Mei 2023, ia hanya absen sehari. Pada bulan Juli 2024, Mino disebut absen selama 19 hari dari masa kerja 23 hari. Dia juga dilaporkan mangkir 14 hari pada November 2024.
Jaksa juga menduga bahwa ada keterlibatan oknum dari berwenang dari jeleknya absensi Mino selama wajib militer. Di dakwaan, sang oknun disebut sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mengawasi masa dinas sang idol K-Pop, termasuk waktu kedatangan dan kepulangannya.
Oknum yang sama juga diyakini tak hanya mengizinkan Mino untuk tidak masuk kerja ketika pria 32 tahun ini bangun kesiangan atau mengaku lelah, tapi juga diduga menyiapkan dan meloloskan dokumen palsu, yang membuat seolah-olah Mino telah melapor seperti biasa. Pelaporan cuti tahunan dan cuti sakit Mino juga ditangani oleh oknum tersebut, dengan jaksa penuntut menduga bahwa keduanya bersekongkol untuk melakukan pelanggaran yang didakwakan.