Menu Sahur Anti Lemas di Hari Pertama Puasa Berdasarkan Rekomendasi para Ahli

Yuri Setiawan
3 Min Read
Ilustrasi menu makan sahur. Foto: AI

Jakartashowbiz.com – Hari pertama puasa yang jatuh pada Kamis (19/2) sering jadi tantangan tersendiri. Setelah berbulan-bulan tidak menjalani pola makan sahur, tubuh perlu beradaptasi kembali dengan perubahan jam makan dan asupan energi. Hasilnya, tak sedikit orang yang mengeluh lemas, mengantuk, hingga sulit fokus di siang hari.

Sejumlah pakar kesehatan dan ahli gizi menyarankan agar menu sahur tidak asal kenyang, tetapi juga memperhatikan komposisi nutrisi. Kunci utamanya adalah kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup agar energi dilepas secara bertahap dan tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.

Lantas, seperti apa asupan yang tepat untuk menu sahur agar puasa tak sampai mengganggu aktivitas? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut menu yang banyak dianjurkan untuk sahur agar tidak mudah lemas di hari pertama puasa:

Baca juga: Jenis Makanan yang Harus Dihindari saat Sahur Agar Kuat Puasa Seharian

1. Karbohidrat Kompleks, Sumber Energi Tahan Lama
Ahli gizi umumnya menyarankan memilih karbohidrat kompleks yang terkandung di nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, kentang rebus, atau ubi. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan begitu, energi tidak cepat turun dan rasa lapar bisa lebih terkontrol hingga waktu berbuka.

2. Protein untuk Menjaga Massa Otot dan Rasa Kenyang
Menu sahur juga sebaiknya dilengkapi dengan protein, baik hewani maupun nabati. Telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, tempe, hingga kacang-kacangan menjadi pilihan yang sering direkomendasikan.

Protein dari bahan-bahan tersebut membantu memperpanjang rasa kenyang dan mendukung perbaikan sel tubuh. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein disebut efektif menjaga stamina sepanjang hari.

3. Sayur dan Buah Kaya Serat
Serat berperan penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap lancar selama puasa. Sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, atau buncis bisa jadi pelengkap menu sahur. Selain itu, buah-buahan seperti pisang, apel, pepaya, atau kurma juga banyak dianjurkan karena mengandung vitamin, mineral, dan serat.

Baca juga: Kelab Malam Hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Selama Ramadan

4. Cukupi Cairan, Jangan Tunggu Haus
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Karena itu, minum air putih yang cukup saat sahur sangat disarankan.

Beberapa laporan kesehatan juga menyebutkan pola minum dua gelas saat sahur bisa sangat membantu. Hindari minuman berkafein berlebihan seperti kopi atau teh pekat karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

5. Hindari Makanan Terlalu Manis dan Berminyak
Makanan tinggi gula memang bisa memberi energi cepat, tetapi juga berisiko membuat gula darah melonjak lalu turun drastis. Akibatnya, tubuh justru terasa lebih cepat lemas. Begitu pula dengan makanan yang terlalu berminyak atau bersantan, yang bisa membuat perut terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas siang hari.

Share This Article