Jakartashowbiz.com – Mahakarya Pictures akhirnya resmi merilis teaser trailer perdana dari proyek ambisius mereka berjudul Pelangi di Mars. Bukan sekadar film petualangan keluarga biasa, Pelangi di Mars hadir dengan konsep yang cukup mind-blowing karena menggabungkan format live-action dengan animasi 3D secara penuh dan terintegrasi.
Film yang disutradarai oleh tangan dingin Upie Guava dan diproduseri oleh Dendi Reynando ini menawarkan premis cerita yang sangat unik dan futuristik. Kalian akan diajak mengikuti perjalanan hidup Pelangi, sosok manusia pertama yang lahir di planet Mars. Nggak sendirian, Pelangi diceritakan tumbuh besar bersama robot-robot cerdas yang menjadi pendamping setianya. Konflik dimulai saat Pelangi harus memulai misi penting untuk menemukan mineral ajaib demi menyelamatkan bumi.
“Teaser ini kami siapkan untuk sebagai pintu masuk ke dunia Pelangi Di Mars,” kata Dendi Reynando.
Baca juga: Bakal Jadi Film Sci-Fi Lokal Rasa Hollywood, Pelangi Di Mars Umumkan Jajaran Pemainnya
Dalam teaser trailer yang baru saja dirilis, diberikan sedikit gambaran tentang bagaimana atmosfer planet Mars yang dibangun dengan detail. Visualisasi robot-robot pendamping Pelangi serta dinamika karakter yang ditampilkan sukses menjadi jantung cerita yang bikin penasaran.
Deretan pemain yang terlibat di film ini juga nggak main-main. Film ini dibintangi oleh talenta muda Messi Gusti dan Myesha Lin Adeeva, serta nama-nama besar seperti Lutesha, Livy Renata, hingga Rio Dewanto. Mereka akan beradu akting dalam dunia yang diciptakan melalui integrasi teknologi hybrid yang canggih sehingga memungkinkan interaksi yang mulus antara aktor manusia dengan karakter robot animasi seperti Batik, Sulil, Kimchi, Yoman, dan Petya.

Sutradara Upie Guava menjelaskan bahwa proses kreatif di balik layar film ini memang sangat menantang. Namun, hal tersebut justru membuka banyak kemungkinan baru dalam bercerita, terutama dalam memadukan unsur drama keluarga, petualangan, sains, dan visual yang memanjakan mata.
“Teknologi hybrid memberi ruang untuk imajinasi yang lebih luas, namun tetap humanis karena inti film ini adalah hubungan keluarga dan persahabatan,” ujar Upie Guava.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Mahakarya Pictures dan MBK, yang bekerja sama dengan Guava Film, DossGuavaXR Studio, serta PFN. Skenarionya sendiri ditulis oleh duet Alim Sudio dan Upie Guava.
Perpaduan visual efek dan cerita yang menyentuh ini dijanjikan bakal memberikan pengalaman sinematik yang segar bagi penonton Indonesia. Film Pelangi di Mars dijadwalkan akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada tahun 2026 mendatang.