Jakartashowbiz.com – Kabar duka datang dari kancah musik internasional. Salah satu ikon musik reggae dunia, Jimmy Cliff baru saja meninggal dunia dalam usia 81 tahun.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh istri tercintanya, Latifa Chambers, melalui sebuah unggahan di Instagram. Dia menyebut jika Jimmy Cliff meninggal akibat penyakit pneumonia.
“Dengan kesedihan yang mendalam, saya menyampaikan bahwa suami saya, Jimmy Cliff, telah meninggal dunia karena kejang yang diikuti pneumonia,” katanya.
Baca juga: Scarlett Johansson Resmi Gabung Film Baru Exorcist Garapan Mike Flanagan
Dalam postingan tersebut, Latifa juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang selama ini mendukung karier sang suami. Tak lupa, dia juga menyampaikan salam hormat untuk para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan musik sang musisi.
“Terima kasih kepada keluarga, sahabat, sesama artis, dan semua rekan kerja yang telah berbagi perjalanan hidupnya. Kepada para penggemarnya di seluruh dunia, ketahuilah bahwa dukungan Anda adalah kekuatannya sepanjang kariernya,” tuturnya.
Di musik reggae, Jimmy Cliff bukan sekadar musisi. Dia adalah salah satu pelopor yang sukses membawa genre reggae dari Jamaika ke panggung internasional. Pengaruh besarnya diakui secara resmi ketika dia dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2010. Dia jadi satu dari dua seniman Jamaika yang menerima kehormatan prestisius tersebut selain Bob Marley.
Dihimpun dari berbagai sumber, Jimmy Cliff lahir dengan nama asli James Chambers pada tahun 1944. Sejak usia 14 tahun, dia sudah memuncaki tangga lagu Jamaika lewat single Hurricane Hattie. Kariernya terus menanjak hingga ke London, bahkan lagu Vietnam miliknya pernah dipuji Bob Dylan sebagai lagu protes terbaik yang pernah ditulis.
Karya-karya hits Jimmy Cliff seperti You Can Get It If You Really Want dan Wonderful World, Beautiful People masih terus dinikmati oleh penikmat musik sampai sekarang. Namanya kemudian makin melambung tinggi dan dikenal publik Amerika lewat film The Harder They Come (1972). Di film itu, Cliff memerankan Ivan Martin, musisi muda yang berjuang menghadapi realitas keras Kingston, dimana soundtrack film-nya sebagian besar ditulis sendiri olehnya.