Jakartasbowbiz.com – Artis Kirana Larasati cerita tentang bagaimana ia membagi dua peran besar dalam hidupnya, yakni sebagai ibu serta seorang public figure. Dia bersyukur punya support system yang mengerti profesinya di industri di industri hiburan Tanah Air.
Menurut Kirana, sejak bayi, Kyo sudah terbiasa melihat ibunya bekerja di lokasi syuting. Menurutnya, hal itu secara tidak langsung membentuk pemikiran sang putra terhadap kesibukannya sehari-hari.
“Dari kecil dia sudah tahu kalau aku harus kerja. Aku selalu bilang, ‘Bubu pergi dulu ya syuting.’ Jadi dia cukup terbiasa kalau aku nggak ada di rumah,” ujar Kirana Larasati saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Baca juga: Jennifer Bachdim Alami Cerita ‘Horor’ Sampai Damkar Turun Tangan
Meski punya jadwal pekerjaan yang padat, Kirana bersyukur banget punya sosok ibu yang sangat pengertian dan selalu siap membantu mengurus sang cucu. Baginya, kehadiran ibunya untuk menggantikan peran merawat Kyo adalah hal penting yang secara tidak langsung memperlancar pekerjaannya.
“Aku beruntung banget punya orangtua seperti ibuku. Beliau mengerti kalau aku bukan cuma ibu, tapi juga perempuan yang masih punya mimpi,” tuturnya.
Lebih lanjut, perempuan 37 tahun itu mengaku jika ibunya sering memberi waktu ketika dia butuh ruang untuk menenangkan diri. Hal itu dianggap Kirana Larasati sebagai bentuk dukungan yang luar biasa.
“Kalau aku bilang, ‘Aku mau diving ya,’ beliau bilang, ‘Pergi aja, nggak usah khawatir. Kyo sama bunda aman’,” kata Kirana.
Meski sering bepergian untuk urusan pekerjaan atau hobi, Kirana tetap menjaga komunikasi dengan sang anak. Setidaknya, dalam satu hari dia tetap mengontrol kabar anaknya dari kejauhan untuk memastikan semuanya aman terkendali.
“Aku suka nanya, ‘Kyo nggak kangen ya sama aku?’. Kadang ibuku yang jawab, ‘Kangen kok, dia suka nanya kapan kamu pulang,’” ucapnya.
Sejak resmi bercerai pada Juli 2017, Kirana Larasati memilih fokus membesarkan Kyo tanpa pasangan. Dia menegaskan, saat ini prioritas hidupnya adalah kebahagiaan orang-orang terdekatnya.
“Aku ingin tetap jadi ibu yang hadir, tapi juga perempuan yang tetap punya mimpi dan ruang untuk bahagia,” pungkas Kirana Larasati.