Jakartashowbiz.com – Lagu viral “Garam dan Madu” yang dinyanyiin bareng-bareng sama Tenxi, Naykilla, dan Jemsii sekarang resmi masuk ke dalam album Honey Sweet Compilation. Lagu ini emang udah meledak duluan, jadi gak heran kalau dijadiin andalan di album kompilasi ini.
“Kita bikin awalnya lagi main di studio, malam-malam. Kita yaudah bikin Garam Madu aja, waktu itu Nay di Surabaya, gue ama Jemsi di studio, kita bikin Garam dan Madu, gue telpon si Nay dateng ke Jakarta buat recording,” kata Tenxi soal awal mula lagunya.
Baca Juga:Ā Di Bawah Label Didi Music, Danil Josse dan Sara Rahayu Bikin Baper Lewat Duet āDaraāĀ
Setelah lagu ini rame, Tenxi gak berhenti di situ aja. Dia juga balik lagi di album ini bareng Jemsii lewat lagu āCoba Lagiā yang punya nuansa lebih mellow. Di lagu lain, Tenxi juga duet sama Anangga dan Suisei lewat āAttachedā yang terdengar lebih dreamy.
“Kenapa gabung? Nah itu dia, aku diajak gabung di album ini, seneng banget karena bisa gabung sama Kak Tenxi,” kata Nay.

Album ini uniknya bukan cuma soal siapa yang nyanyi, tapi juga ada karakter AI imut bernama Beboli yang nge-remix āGaram dan Maduā jadi versi EDM. Sentuhan dance ini bikin lagu makin enerjik dan beda dari versi aslinya.
Terus nama Rizwan Fadilah alias Njan juga muncul di daftar penyanyi album ini, ngebawain dua lagu sekaligus: āTak Lagi Samaā dan āTanpa Bicaraā. Buat kalian yang belum tau, Njan ini punya warna suara mellow yang khas dan dapet banget feel-nya.
“Lagu pertama ‘Tak Lagi Sama’, lagu kedua ‘Tanpa Bicara’. Lagu pertama itu lagu kakak saya yang bikin, versi saya sendiri. Lagu kedua itu bikin bareng-bareng, prosesnya sekitar sebulan, dua bulan, tiga bulan mungkin,” ucap Njan.

Richeese Factory, bareng G Music Studios, Pro M, dan HP Music, nyatuin semua musisi kece ini dalam satu proyek musik yang niat banget. Honey Sweet Compilation bukan cuma sekadar album, tapi proyek kolaborasi besar yang punya pesan emosional.
Penyanyi cewek juga gak kalah seru, ada Dewanda Pratama yang ikutan isi album lewat lagu āDatang Untuk Bertamuā dan āIngin Jadi Cintamu.ā Selain suara emasnya, Dewanda juga finalis dari Indonesian Idol, jadi gak heran kalo performanya total.
Yang suka genre folk, pasti seneng liat nama Batas Senja ada di tracklist. Mereka bawain dua lagu juga: āNanti Kita Seperti Iniā dan āMenceritakanmu.ā Lagu-lagunya cocok banget buat nemenin kalian galau atau lagi nyari vibe chill.

CD album ini cuma bisa kalian dapetin eksklusif di seluruh outlet Richeese Factory, jadi bukan cuma makan ayam pedes, sekarang juga bisa sekalian koleksi musik. Ada paket spesial āCombo Musicā yang isinya ayam dan CD album.
Menu Combo Music ini tersedia dalam tiga varian: Combo Music Fire Chicken, Flying Chicken, dan Richicken. Harganya mulai dari Rp 63.636 sampai Rp 72.727, belum termasuk pajak. Gak cuma kenyang, tapi juga bisa jadi bagian dari perayaan musik generasi sekarang. Album ini cuma bisa kalian dapetin lewat outlet Richeese Factory se-Indonesia.
Tracklist-nya lengkap kayak gini:
1. Garam dan Madu ā Tenxi, Naykilla, Jemsii
2. Nanti Kita Seperti Ini ā Batas Senja
3. Tak Lagi Sama ā Rizwan Fadilah
4. Garam dan Madu (Remix) ā Beboli
5. Datang Untuk Bertamu ā Dewanda Pratama
6. Coba Lagi ā Tenxi, Jemsii
7. Menceritakanmu ā Batas Senja
8. Tanpa Bicara ā Rizwan Fadilah
9. Attached ā Tenxi, Anangga, Suisei
10. Ingin Jadi Cintamu ā Dewanda Pratama