The Panturas Eksplorasi Musik Sunda Lewat Mini Album Galura Tropikalia

William Alvin
2 Min Read
Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Kalau ngomongin band lokal yang selalu bikin kejutan, The Panturas jelas nggak boleh ketinggalan. Kali ini, mereka hadir dengan mini album baru bertajuk Galura Tropikalia yang resmi dirilis 22 November 2024.

Album ini dirilis secara mandiri lewat label mereka sendiri, Los Panturas Ent., dan udah bisa didengerin di berbagai platform streaming digital.

Baca Juga: Guntur Breathe Rilis EP ‘Relate’, Persembahan Spesial untuk Milenial dan Gen Z

Yang bikin album ini spesial, semua liriknya ditulis dalam bahasa Sunda, guys! Dengan enam lagu yang mengusung nuansa tradisional Pasundan, mereka sukses menggabungkan elemen budaya lokal dengan sentuhan khas The Panturas.

Foto: Istimewa

Personel band, yaitu Surya Fikri (drum), Bagus ‘Gogon’ (bass), Rizal Taufik (gitar), dan Abyan ‘Acin’ (gitar, vokal), mengaku seneng banget dengan proses eksplorasi yang dilakukan di proyek ini.

Menurut Surya, atau yang biasa dipanggil Kuya, album ini jadi cara mereka untuk lebih dekat dengan akar budaya sendiri. “Kami menemukan banyak hal baru, dan hal terbesar adalah membawa musik ini lebih dekat ke bumi Pasundan,” kata Kuya waktu diwawancarai, Jumat (9/11/2024).

Foto: Istimewa

Tapi nggak gampang, lho, nulis lirik dalam bahasa Sunda. Buat beberapa personel, bahasanya dianggap cukup rumit. Tapi beda cerita buat Rizal. Dia malah merasa terbantu dengan kenangan masa kecilnya yang penuh sama budaya Sunda, mulai dari jampi, pupuh, sampai dongeng-dongeng kuno. Dengan ngikutin apa yang dirasain, mereka akhirnya bisa nulis lirik yang otentik.

Salah satu lagu yang mencuri perhatian adalah Jimat. Lagu ini hasil kolaborasi mereka sama Doel Sumbang, sosok legendaris di dunia musik pop Sunda. Selain itu, mereka juga menggubah lagu klasik Talak Tilu ciptaan Kosman Jaya, yang dulunya dip

 

Share This Article