Jadi Korban Love Scamming, Gisella Anastasia Ungkap Kemiripan Karakter di Film Balas Budi

Yuri Setiawan
4 Min Read
Gisella Anastasia. Foto: Jakarta Showbiz

Jakartashowbiz.comGisella Anastasia dipercaya untuk menjadi salah satu pemeran dalam film berjudul Balas Budi. Dalam film hasil kerjasama Rumah produksi Im-a-gin-e, Anami, dan Ten Cuts itu, Gisel dipercaya memerankan karakter bernama Thalita, seorang wanita yang menjadi korban love scamming.

Bagi Gisel, cerita yang diangkat dalam film yang disutradarai oleh Reka Wijaya itu memiliki tema yang menarik dan berbeda dari film-film yang belakangan beredar di bioskop. Terlebih, dia juga punya kesan tersendiri terhadap kemampuan Reka Wijaya menyutradarai film layar lebar.

“(Menerima tawaran) Pertama karena memang waktu itu baru nonton filmnya mas Reka, cakep nih. Pas baca ceritanya menarik, isu yang diangkat love scamming,” kata Gisella Anastasia saat konferensi pers di Metropole XXI, kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Baca juga: Vidio Hadirkan Drama Komedi Lewat Film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih

Mengenai karakter Thalita yang diperankan, ibu satu anak itu pun lantas menjelaskan, “Di sini perannya tuh Thalita juga di dunia entertainment, malah harusnya dia tuh memang selebriti gitu. Jadi ada sedikit mirip-miripnya gitu,” jelasnya.

Film Balas Budi
Konferensi pers film Balas Budi. Foto: Jakarta Showbiz

Film Balas Budi sendiri mengangkat kisah tentang Alma (Michelle Ziudith), seorang wanita yang terjebak tipu daya Budi (Yoshi Sudarso), pria dengan seribu identitas, mulai dari koki palsu hingga pengusaha gadungan. Alih-alih terpuruk dalam kesedihan, Alma memilih jalan yang lebih seru yakni mengumpulkan sesama korban yaitu Ayu (Niken Anjani), Uly (Givina), dan Thalita (Gisella Anastasia), untuk membentuk sebuah tim ‘detektif amatir’ demi membongkar kedok sang penipu.

Mengangkat genre komedi romantis, film Balas Budi dikemas dengan mood yang ringan dan cocok dijadikan tontonan pelepas penat. Filmnya tidak menyuguhkan drama yang berat, melainkan aksi-aksi kocak dan dialog spontan khas persahabatan perempuan saat menyusun strategi balas dendam yang cerdik.

“Film ini sebenarnya punya nilai kuat untuk perempuan di Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa saat perempuan bersatu, tidak ada yang tidak mungkin bahkan menangkap penipu ulung sekalipun. Balas Budi bukan tentang kesedihan, tapi tentang bagaimana kita menertawakan masa lalu atau kebodohan yang pernah kita lakukan dan bangkit dengan cara yang seru,” ujar produser Im-a-gin-e, Chetan Samtani.

Film Balas Budi
Official poster film Balas Budi. Foto: Istimewa

Meski digarap dengan cerita yang ringan, film Balas Budi tetap menyimpan pesan reflektif untuk para penontonnya tentang maraknya penipuan berbasis hubungan personal. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati, kisah Alma, Ayu, Uli, dan Thalita menjadi representasi bahwa pengalaman pahit bisa diubah menjadi kekuatan ketika dihadapi bersama.

“Kami ingin menghadirkan tontonan yang menjadi feel good movie bagi penonton. Isu penipuan memang menyebalkan, tapi lewat pendekatan komedi dan fokus pada persahabatan perempuan, kami ingin memberikan energi positif,” Reka Wijaya. 

Selain nama-nama yang punya keterkaitan dengan cerita, film Balas Budi juga turut menghadirkan sejumlah bintang lain seperti Asri Welas dan Ferry Salim. Filmnya sendiri akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026.

Share This Article