Fenomena Unik di Latvia, Ada Jasa Sewa Suami Gara-Gara Krisis Populasi Pria

Yuri Setiawan
3 Min Read
Ilustrasi perempuan Latvia. Foto: Freepik

Jakartashowbiz.com – Ada sebuah fenomena unik yang terjadi di salah satu negara Eropa, Latvia. Negara yang berada di kawasan Eropa Timur ini lagi ngalamin fenomena sosial yang unik gara-gara ketimpangan jumlah penduduk yang ekstrem.

Karena jumlah pria terus menurun, banyak perempuan di sana yang kesulitan buat nemuin pasangan hidup. Akhirnya, kondisi ini memicu munculnya bisnis yang terdengar nggak lazim tapi sangat dibutuhkan, yaitu jasa sewa suami.

Baca juga: Anti Mainstream, Aura Kasih Pilih Jalani Bisnis di Bidang Peternakan

Latvia memang dilaporkan punya ketimpangam populasi penduduk yang cukup mencolok. Data mencatat, jumlah perempuan di sana 15,5 persen lebih banyak dibandingkan pria. Angka ini jauh di atas rata-rata negara Uni Eropa lainnya.

Kondisi ini makin kerasa di kelompok usia lanjut, di mana jumlah perempuan berusia di atas 65 tahun bisa mencapai dua kali lipat dari pria. Situasi ini jelas berdampak langsung sama kehidupan sosial mereka sehari-hari, bahkan di lingkungan kerja yang didominasi wanita.

“Tidak ada yang salah dengan itu, tapi akan lebih menyenangkan kalau ada lebih banyak pria untuk diajak mengobrol atau sekadar bercanda. Rasanya jadi lebih seimbang,” ujar Dania, salah satu warga Latvia dikutip dari laman New York Post.

Baca juga: Belanda Jadi Negara Paling Aman Buat Dikunjungi di Tahun 2026

Kesulitan mencari pasangan lokal membuat banyak perempuan Latvia harus memutar otak. Teman Dania, Zane, mengungkapkan realita pahit bahwa banyak dari mereka akhirnya mencari jodoh hingga ke luar negeri demi mendapatkan pasangan.

Di tengah krisis kaum pria ini, muncullah solusi praktis berupa jasa sewa suami. Tapi, layanan ini bukan buat kencan, tapi murni profesional untuk membantu urusan rumah tangga.

Platform seperti Komanda24 dan Remontdarbi.lv menawarkan layanan suami dengan tarif biaya per jam. Pengguna bisa memesan secara daring buat ngerjain tugas-tugas teknis yang biasa dikerjain kaum pria seperti benerin pipa, ngecat dinding, pasang TV, benerin gorden, sampai pertukangan lainnya.

Baca juga: Layanan Streaming Mola Resmi Pamit Undur Diri Akhir Tahun Ini

Fenomena ini bukan sekadar tren viral, tapi jawaban atas kebutuhan nyata. Ketika jumlah pria berkurang, peran teknis yang biasanya diandalkan pada sosok suami kini berubah menjadi layanan profesional berbayar.

Para ahli menyebut penyebab utama kelangkaan pria di Latvia adalah angka harapan hidup mereka yang lebih rendah dibanding perempuan. Hal itu dipicu oleh gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan obesitas.

Share This Article