Dapat Penghargaan Bergengsi, Totalitas Timothée Chalamet untuk Marty Supreme Nggak Main-Main

Yuri Setiawan
2 Min Read
Timothée Chalamet. Foto: Instagram/@tchalamet

Jakartashowbiz.comTimothée Chalamet terbilang sukses menjalani perannya di film Marty Supreme. Sebagai bukti, dia baru saja dinobatkan sebagai Aktor Terbaik dalam ajang Critics Choice Awards 2026 yang berlangsung belum lama ini. Namun, di balik kesuksesannya itu, Timethée harus lebih dulu menunjukkan totalitas yang terbilang luar biasa.

Untuk film Marty Supreme, Timothée Chalamet menjalani transformasi besar dan rela mengubah wajahnya secara drastis, termasuk mengenakan prostetik agar terlihat autentik sebagai pemuda jalanan New York pada era 1950-an. Sang sutradara, Josh Safdie meminya Chalamet meninggalkan citra bersih khas bintang Hollywood dan ingin dia terlihat seperti anak jalanan yang tumbuh dalam lingkungan keras.

“Tidak masuk akal jika Timothée tampil dengan wajah bersih seperti bintang film,” ujar desainer rias prostetik, Mike Fontaine, dikutip dari Variety.

Baca juga: Alasan Rio Dewanto Balik ke Sinetron dan Terima Tawaran Main Jejak Duka Diandra

Untuk menciptakan tampilan tersebut, Fontaine bersama penata rias Kyra Panchenko merancang berbagai prostetik penuh bekas luka dan tekstur kulit kasar. Disebutkan, Chalamet mengenakan total lima prostetik di wajahnya mulai dari tekstur kulit berbekas jerawat, luka dalam di tulang pipi, bekas luka di bawah bibir, hingga satu luka panjang di bawah dagu.

Lebih lanjut, Fontaine menjelaskan jika setiap harinya Chamalet harus menyisihkan waktu sekitar satu jam untuk proses rias wajah.

Timothée Chalamet dan Kylie Jenner
Timothée Chalamet dan Kylie Jenner. Foto: Instagram/@kyliejennercloset

Selain soal perubahan penampilan, hal lain yang harus dilakukan Chamalet untuk perannya itu adalah hidup dengan mata buram sepanjang adegan. Itu tak terlepas dari unsur ekstrem lain, dimana sang aktor diminta mengenakan lensa kontak, kemudian dilapisi kacamata dengan resep kelainan mata berat. Kombinasi tersebut membuat Chalamet merasa pusing dan seolah berada di dalam akuarium. Meski demikian, Chamalet disebut tetap bersedia menjalaninya demi peran di Marty Supreme.

“Ia mengatakan akan melakukan apa pun yang diminta demi karakter ini,” ujar Safdie.

Share This Article