Curhat Mirabeth dan Taufan di Balik Panggung Sabang Merauk, Dari Deg-degan Jadi Malin Kundang Sampai Pusingin Koreo

William Alvin
5 Min Read
Foto: Putri Ramadhani/Jakartashowbiz.com

Jakartashowbiz.com – Siap-siap buat event super keren! Pagelaran Sabang Merauke ‘The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara’ baru aja ngadain latihan gabungan gede-gedean pada 3 dan 4 Agustus 2025 di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta.

Momen ini penting banget, soalnya semua jagoan musik mulai dari Jakarta Concert Orchestra sampe musisi tradisional dari berbagai daerah ngumpul jadi satu buat nyiapin pertunjukan yang spektakuler. Salah satu penyanyi yang terlibat, Mirabeth Sonia, ngaku kalau latihan dengan format kayak gini bikin adrenalinnya terpacu.

Baca Juga: Hiladies Rilis Single “Adilkah”, Angkat Kisah Cinta Beda Keyakinan yang Terinspirasi Pengalaman Pribadi

“Masih banget. Ini aja latihannya untung ada penonton ya, kemarin-kemarin nggak ada yang nonton. Ini udah kayak showcase sedikit, deg-degannya berasa banget. Aku tahun ini ada tujuh ya, ada yang bareng-bareng, ada yang duet juga,” ucap Mirabeth Sonia di sela-sela latihan, Minggu (3/8/2025).

Foto: Putri Ramadhani/Jakartashowbiz.com

Tahun ini, temanya ‘Hikayat Nusantara’, yang bakal ngangkat lagi cerita-cerita rakyat legendaris dari seluruh Indonesia dengan sentuhan kekinian. Konsep musiknya sendiri dikembangin layaknya bikin skor film, ngegabungin nuansa modern sama tradisional biar jadi satu kesatuan harmoni yang nyeritain budaya kita dari Sabang sampe Merauke.

Taufan Purbo, yang kebagian peran penting sebagai Malin Kundang, ngejelasin kalau konsep tahun ini bakal menyajikan sisi lain dari cerita yang udah kita kenal.

“Aku jadi Malin Kundang. Ini udah kesekian kalinya ikut PSM, cuma sekarang konsepnya berbeda. Dan setelah dengar ceritanya, apalagi ada Malin Kundang, jadi akan menceritakan sisi Malin Kundang yang belum diceritakan. Kan Malin tuh anak durhaka, makanya dia mau minta maaf dan minta bantuan orang-orang untuk mencari ibunya,” ujar Taufan Purbo.

Foto: Putri Ramadhani/Jakartashowbiz.com

Buat para penyanyi, tantangannya bukan cuma soal suara, tapi juga harus bisa mendalami peran dan karakter dari cerita rakyat yang dibawain. Apalagi, mereka juga harus nguasain koreografi di atas panggung Indonesia Arena yang super luas dan megah. Soal tantangan, Taufan secara jujur mengakui kalau koreografi jadi salah satu yang paling berat buat dia tahun ini.

“Jujur, koreografi ya. Ini pertama kali tampil di Indonesia Arena, jadi kebayang tuh blocking-nya panjang, jadinya akan melelahkan. Aku nanti akan ada sekitar lima lagu,” ucapnya.

Di sisi lain, Mirabeth Sonia dapat tantangan untuk memerankan sosok Ibunda Malin Kundang, yang menuntut penghayatan emosi mendalam. Dia pun bercerita soal peran barunya itu.

“Yang menantang tahun ini, aku harus membawakan peran sosok. Selama ini kan cuma nyanyi, sekarang aku jadi ibunda Malin Kundang,” katanya.

Foto: Putri Ramadhani/Jakartashowbiz.com

Bagi para seniman ini, ikut serta dalam pagelaran ini bukan cuma soal kerjaan, tapi juga jadi cara buat nunjukkin rasa cinta mereka ke Indonesia. Mirabeth merasa setiap tahunnya selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dari kekayaan budaya Nusantara.

“Di sini, selain cara aku mengutarakan rasa cinta sama Indonesia, aku juga banyak belajar, tahun lalu aku dapat pelajaran soal Minang, dan banyak banget budaya yang aku baru tahu dari Pagelaran Sabang Merauke,” katanya.

Buat kalian yang udah atau belum pernah nonton, siap-siap terpesona karena tahun ini skalanya jauh lebih besar. Panggungnya dibuat 180 derajat dan kostumnya bakal lebih heboh dengan keterlibatan Jember Carnaval, plus total ada 1500 orang yang terlibat!

Foto: Putri Ramadhani/Jakartashowbiz.com

“Dari sisi penonton yang udah pernah nonton atau belum pun bisa lihat kalau set panggungnya tuh megah banget. Sekarang panggungnya 180 derajat yaa, kostumnya lebih grande karena melibatkan Jember Carnaval. Orangnya lebih banyak dan lebih megah,” jelasnya.

Pagelaran Sabang Merauke ‘Hikayat Nusantara’ ini bener-bener jadi cara asyik buat nikmatin seni budaya Indonesia yang dikemas secara modern dan spektakuler. Ini kesempatan emas buat ngerasain sensasi keliling Indonesia dalam satu malam, sebuah pengalaman yang cuma bisa kalian dapetin di sini. Taufan berharap pertunjukan ini bisa jadi cara seru buat anak muda, khususnya Gen Z, buat lebih cinta sama budaya sendiri.

“Ya, kalau di situasi Indonesia seperti ini, rasa cinta ke budaya dan tradisi harus ditumbuhkan lagi. Kan nggak mudah caranya, adanya pertunjukan ini jadi dimudahkan dan dimanjakan matanya. Apalagi Gen Z bisa disuguhi belajar budaya, rasanya seperti keliling Indonesia,” kata Taufan.

Makanya, jangan sampai kelewatan! Jadi saksi kemegahan seni budaya warisan Nusantara di Pagelaran Sabang Merauke ‘Hikayat Nusantara’ pada 23-24 Agustus 2025. Tiketnya bisa langsung kalian sikat di https://www.tiket.com/to-do/sabangmerauke.

Share This Article