Jakartashowbiz.com – Presenter dan aktris Sarah Sechan turut ambil bagian dalam film drama remaja MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula yang mengangkat isu penyalahgunaan narkotika di kalangan anak dan remaja.
Film karya sutradara Franklin Darmadi tersebut mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebagai bagian dari upaya edukasi bahaya narkotika kepada masyarakat.
Sarah mengaku tertarik bergabung dalam proyek tersebut karena kedekatannya dengan sang sutradara serta pesan kuat yang dibawa film. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini ketika ancaman narkotika mulai menyasar kelompok usia anak-anak.
Baca juga: Ramai Perjodohan Fuji dengan Reza Arap, Keluarga Bilang Begini
Dalam film tersebut, Sarah memerankan sosok ibu kepala desa dengan karakter yang penuh misteri. Ia menilai cerita yang disajikan tidak jauh berbeda dengan realitas yang terjadi di masyarakat.
“Jujur ngeri melihat peredaran narkotika sekarang. Anak-anak sudah menjadi korban,” ujar Sarah saat ditemui di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).
Sebagai orang tua, Sarah mengaku berupaya menjauhkan anak dari pengaruh negatif dengan mendorong aktivitas positif, salah satunya olahraga.
Ia berharap kehadiran film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika serta pentingnya perlindungan terhadap generasi muda.
BNN Dukung Film Edukasi Anti-Narkotika
Dukungan terhadap film ini juga disampaikan Deputi Bidang Pencegahan BNN, Muhammad Zainul Muttaqien. Menurutnya, film tersebut sejalan dengan misi BNN dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
Ia mengungkapkan data penelitian yang menunjukkan masih tingginya angka paparan narkoba di kalangan generasi muda. Berdasarkan data BRIN tahun 2023, sebanyak 3,3 juta jiwa terpapar narkoba, dengan sekitar 312 ribu orang berasal dari kelompok usia 15 hingga 25 tahun.
“Artinya sekitar 9,5 persen dari jumlah tersebut adalah anak-anak dan remaja yang terpapar narkoba,” kata Zainul.
BNN berharap film ini dapat menjadi media edukasi yang efektif untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 sekaligus menekan angka penyalahgunaan narkotika di kalangan anak dan remaja.
Sinopsis Film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula
MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula merupakan film aksi remaja yang mengikuti perjalanan empat sahabat, Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas, saat melakukan survei lokasi kegiatan jambore bersama guru mereka, Pak Wira.
Perjalanan yang awalnya berlangsung penuh semangat berubah menjadi misteri ketika Bagas yang belakangan menunjukkan perilaku tidak biasa tiba-tiba menghilang setelah mereka tiba di desa lokasi perkemahan.
Kisah tersebut menggabungkan unsur petualangan, persahabatan, dan edukasi tentang bahaya narkotika yang mengancam masa depan generasi muda.
Film produksi PANEN Entertainment ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026 dan dibintangi sejumlah nama seperti Bukie Mansyur, Sarah Sechan, Unang Bagito, Princesza Leticia, Bebe Gracia, Axandro J. ED, Aradhana Rahadi, dan Alby Ersani.