Shalom Razade Beberkan Alasan Lakukan Operasi Plastik di Hidungnya

Yuri Setiawan
2 Min Read
Shalom Razade. Foto: Instagram/@sharazaaa

Jakartashowbiz.comShalom Razade buka suara soal keputusan menjalani operasi plastik di Korea Selatan. Anak sulung dari Wulan Guritno itu mengungkap keputusan tersebut diambil bukan semata-mata berkaitan dengan penampilan, melainkan masalah kesehatan.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Shalom mengungkap alasan di balik prosedur yang dijalani. Berkat prosedur yang dilakukan, dia mengaku bisa bernapas lebih baik lagi.

“Aku akhirnya bisa bernapas normal lagi,” ungkap Shalom dalam video yang dimakaud.

Baca juga: Pevita Pearce Anggap Pertemanan dengan Vidi Aldiano Sebuah Rezeki yang Amat Disyukuri

Dalam penjelasannya, Shalom Razade mengungkap jika dirinya menjalani beberapa prosedur medis seperti upper blepharoplasty, ptosis correction, serta functional rhinoplasty. Tindakan pada hidung dilakukan karena struktur hidungnya membuat saluran napas di lubang hidung sebelah kanan sangat sempit sehingga kesulitan bernapas dengan normal.

Akibat kondisi tersebut, Shalom mengaku terbiasa bernapas melalui mulut ketika mengalami flu. Bahkan, kebiasaan itu sudah berlangsung cukup lama hingga dianggapnya sebagai hal yang normal.

“Operasi ini utamanya untuk memperbaiki jalan napasku. Aku cuma minta hidungku dilurusin saja,” jelas Shalom Razade.

Tak hanya di bagian hidung, Shalom juga menjalani prosedur kecul untuk mengoreksi kelopak mata kanannya. Itu filakukan agar terlihat simetris dengan sisi kiri wajahnya.

“Untuk kelopak mata, aku cuma minta dikoreksi yang kanan supaya sama dengan yang kiri. Jujur aku sudah suka dengan wajahku, ini cuma supaya lebih simetris saja,” tuturnya.

Baca juga: Prilly Latuconsina Akhiri Peran Risa Saraswati di Danur Universe dengan Haru

Akhirnya, Shalom pun bersyukur semua prosedur operasi yang dilakukan berjalan lancar. Dengan emosional, dia merasa bahagia akhirnya bisa bernapas seperti orang pada umumnya.

“Operasi hidungku cukup kompleks karena harus merekonstruksi semuanya. Sekarang akhirnya aku bisa bernapas normal lagi. Itu sebabnya aku jadi emosional,” pungkas Shalom.

Share This Article