Selesai Rehab, Onadio Leonardo Tancap Gas Bareng Killing Me Inside Re:union

Yuri Setiawan
3 Min Read
Killing Me Inside Re:union. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.comOnadio Leonardo tak butuh waktu lama untuk kembali berkarya usai menyelesaikan masa rehabilitasi terkait kasus narkoba. Bersama dua teman lamanya, Onad lewat Killing Me Inside Re:union comeback dan merilis single terbaru berjudul Senyawa dan Candu.

Dari judulnya, tentu sudah bisa ditebak kemana arah lagu tersebut akan dibawa. Senyawa dan Candu diciptakan oleh Onad saat dirinya tengah direhabilitasi dan punya kisah yang sangat personal.
 
“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” ungkap Onadio Leonardo.

Baca juga: Dari Korea, SHAUN Kenalkan Lagu Diary Jelang Rilis EP Terbaru

Onad menulis lagu dan lirik Senyawa dan Candu sendiri, sementara penggarapan musiknya dibantu oleh Raka dan Sansan, personel Killing Me Inside Re:union dan Rudye, eks personel yang juga masih turut membantu mereka. Karena diangkat dari kisah personal, Onad mengaku tak banyak perdebatan saat memutuskan untuk menggarap lagu Senyawa dan Candu sebagai karya baru mereka.
 
“Mereka langsung terima. ‘Ini lo banget sih’ katanya. Memang juga kita udah nggak pernah bikin lagu bahasa Indonesia kan. Akhirnya kayak ya udah ini pas banget sih mereka bilang, personal, momennya lagi dapet, lo baru cabut dari rehab, let’s go,” papar Onad. 

Killing Me Inside Re:union
Killing Me Inside Re:union. Foto: Istimewa

Lewat Senyawa dan Candu, Killing Me Inside Re:union bermaksud memperkenalkan era baru mereka yang kembali menggunakan lagu berbahasa Indonesia. Selain itu, Trio ini juga memperkenalkan gaya musik baru yang lebih pop dan visual yang lebih cheerful.
 
“Kita mau rebranding lagi kayak waktu itu dari era The Tormented ke Biarlah. Gue ngerasa kayaknya ini ramuan Killing Me Inside Re:union yang paling pas, karena kita selalu gagal bikin lagu berbahasa Indonesia. Akhirnya kejadian juga dan kayaknya ini deh yang kita suka. Pop-nya Killing Me Inside Re:union tuh segini,” ujar Onad.

Baca juga: Dahyun Terpaksa Rehat dari Tur Dunia TWICE Akibat Cedera Kaki

Tak hanya berkarya memanfaatkan momentum yang ada, Onad, Sansan, dan Raka menegaskan masih punya banyak rencana untuk bendera Killing Me Inside: Re:union. Salah satu yang patut ditunggu adalah rangkuman karya-karya mereka dalam bentuk EP yang dijadwalkan rampung tahun ini.

“Killing Me kan (rilis) single melulu, nah udah lama nih kita nggak ngeluarin EP. Itu salah satunya. Yang jelas, priority gue tahun ini adalah Killing Me Inside Re:Union,” tutup Onadio Leonardo.

Share This Article