Jakartashowbiz.com – Beby Prisillia membuktikan kesetiaannya pada sang suami, Onadio Leonardo untuk tetap mendampingi saat terjerat kasus narkoba. Namun, hal itu tak serta merta membuat Beby bakal melakukan hal serupa jika Onad kembali terjerat kasus yang sama.
Tak ingin sang suami kembali terjerumus ke penyalahgunaan narkoba, Beby Prisillia memberi ultimatum tegas kepada suaminya jika kembali menggunakan narkoba. Dia mengaku siap mengakhiri rumah tangga mereka jika Onad kembali mengulangi kesalahannya.
“Begitu suami di rehabilitasi, gue bilang ke dia harus mengikuti apa kata gue. Gue sampai mengultimatum, kalau dia sampai kena lagi mendingan kita bubar. Lebih baik kita bercerai,” tegas Beby Prisillia saat hadir bersama Onad di konten Close The Door milik Deddy Corbuzier.
Baca juga: Era Emas The Beatles Diangkat ke Film, Sony Pictures Rilis First Look Para Pemerannya
Beby menyebut, ultimatum tersebut dia sampaikan saat Onad menjalani proses rehabilitasi selama 3 bulan di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (ULTRA) Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Beby menyebut ancaman perceraian tersebut sebagai bentuk peringatan dari Beby agar Onad menghargai keluarga kecil yang sudah terbangun sekitar tujuh tahun belakangan.
“Gue sudah pasang badan buat suami, kalau dia aneh-aneh lagi, lebih baik bercerai saja. Perempuan mana mau mati-matian buat lakinya? Toh sudah ada contohnya kan,” lanjutnya.
“Kalau dia seperti itu artinya suami tidak menghargai gue sebagai istri, tidak menghargai bahwa gue ibu dari anak-anak dia,” sambung Beby.

Mendengar pernyataan tersebut, Onadio Leoardi pun menyampaikan penyesalannya. Dua berjanji akan berusaha berubah dan tidak kembali terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.
“Gue menyadari kesalahan gue, Insyaallah gue bisa berubah. Buat gue, sudah cukup dari kesalahan ini, perlahan gue harus mengubah diri gue menjadi lebih baik,” ungkap Onad.
Baca juga: Demi Lula Lahfah, Reza Arap Pastikan Marapthon Season 3 Tetap Berjalan Sesuai Jadwal
Menutup pernyataannya, Onad menyebut pengalaman terjerat kasus narkoba adalah kesalahan terbesar dalam hidup. Dia pun tidak mengulang kesalahan yang sama dan lebih bertanggung jawab sebagai kepala keluarga.
“Saya janji sama istri tidak akan itu (menggunakan narkoba) lagi, karena pelajaran ini sangat mahal banget. Ini kesalahan gue paling besar selama 35 tahun,” tutup Onadio Leonardo.
Seperti diketahui, Onadio Leonardo ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkotika pada 30 Oktober 2025 dan dinyatakan positif ketika ganja dan ekstasi ketika menjalani tes urine. Dia kemudian menjalani rehabilitasi selama tiga bulan mulai 4 November 2025 sampai dinyatakan bebas beberapa hari lalu.