Jakartashowbiz.com – Putra musisi Ahmad Dhani, Dul Jaelani makin mengukuhkan posisinya di industri musik Tanah Air. Bukan cuma aktif dengan bandnya, Qodir, Dul juga hadir sebagai solois dengan merilis lagu berjudul Sebenarnya, Selamanya.
Single ini mengangkat kisah kasmaran dengan sudut pandang yang jujur, intim, dan sangat emosional. Lewat lagu ini, Dul Jaelani mengajak pendengar untuk bisa menyelami cinta sebagai ruang yang indah tapi juga rapuh, dimana kebahagiaan dan penderitaan bisa berdampingan.
Baca juga: Totalitas! Raye Menahan Dingin dan Tutup Jalanan London demi Syuting Video Klip
Bagi Dul, tema jatuh cinta selalu punya daya tarik tersendiri untuk diulik lebih dalam karena kompleksitas rasanya. Lewat lirik sederhana, lagu Sebenarnya, Selamanya berbicara tentang jarak, keteguhan rasa, serta keyakinan pada satu cinta.
Menariknya, lagu ini hadir dengan balutan energi rock yang terasa hidup sehingga terkesan berbeda dengan lagu kebanyakan. Namun, Dul menegaskan bahwa nuansa tersebut muncul secara natural.
āSaya hanya ingin meng-capture energi live di panggung ke dalam sebuah lagu. Karena akhir-akhir ini bebunyian yang keluar dari saya memang seperti di lagu ini,ā ungkap Dul Jaelani.

Hasilnya adalah sebuah karya yang terasa organik, jujur, dan sangat merepresentasikan karakter bermusik Dul saat ini. Di tengah banyaknya lagu cinta yang telah hadir di industri musik Indonesia, Sebenarnya, Selamanya menawarkan pembeda melalui tema dan detail liriknya. Pendengar diajak untuk masuk lebih dalam, merasakan cinta bukan hanya sebagai perasaan indah semata, tapi juga sebagai sebuah komitmen batin yang bertahan meski terpisah jarak dan waktu.
āYang paling penting, lagu ini bisa memeluk hati bagi jiwa-jiwa yang terluka,ā tuturnya.
Sebagai pelengkap, Sebenarnya, Selamanya juga dirilis dalam format video lirik dengan konsep yang cukup unik, dimana ada seseorang yang terjebak di dalam lift. Konsep visual ini berangkat dari mimpi lama Dul yang akhirnya berhasil diwujudkan dalam karya nyatanya, sambil menyisakan misteri agar penonton dapat menafsirkannya sendiri.