Paul McCartney Blak-blakan Soal Konspirasi Kematiannya yang Menggemparkan Dunia

Yuri Setiawan
3 Min Read
Paul McCartney. Foto: Instagram/@paulmccartney

Jakartashowbiz.com – Lebih dari setengah abad setelah rumor kematiannya mengguncang dunia musik, Paul McCartney akhirnya angkat bicara dan menanggapi kembali isu tersebut. Dalam sebuah tulisan reflektif di The Guardian, ikon The Beatles itu mengaku mulai memahami arti di balik rumor yang dulu sempat membuatnya terpuruk.

“Dalam banyak hal, saya sudah mati. Seorang pria berusia 27 tahun yang akan menjadi mantan anggota Beatles, tenggelam dalam lautan perselisihan hukum dan pribadi yang menguras energi saya, memang butuh perubahan hidup total,” tulis McCartney.

Rumor meninggalnya Paul pertama kali muncul pada tahun 1969, tak lama setelah The Beatles bubar. Saat itu, banyak penggemar percaya McCartney tewas dalam kecelakaan mobil pada 9 November 1966, dan digantikan oleh sosok bernama William Campbell atau Billy Shears.

Petunjuk yang dianggap memperkuat teori ini tersebar di berbagai album The Beatles, mulai dari McCartney yang tampil tanpa alas kaki di sampul ‘Abbey Road’, hingga John Lennon yang diduga berkata, ‘I buried Paul’ di akhir lagu Strawberry Fields Forever.

Baca juga: Akun Britney Spears Hilang di Instagram, Bikin Penggemar Khawatir

Teori konspirasi ini menjadi salah satu yang paling terkenal di dunia musik. McCartney mengaku bahwa rumor tersebut sempat menghantam mental dan kehidupannya dengan sangat keras.

“Rumor paling aneh mulai beredar ketika The Beatles bubar, bahwa saya sudah meninggal. Kami sudah mendengarnya lama, tapi tiba-tiba musim gugur 1969, rumor itu jadi besar sekali. Sampai jutaan penggemar di seluruh dunia percaya bahwa saya benar-benar telah tiada,” tulis Paul McCartney.

Dalam tulisannya, musisi berusia 83 tahun itu mengenang bagaimana istrinya, Linda menjadi sosok yang membantunya menghadapi tekanan publik dan media yang luar biasa.

“Kami tahu gosip itu konyol, tapi juga tahu betapa kuatnya pengaruh berita-berita absurd itu,” kenang McCartney.

McCartney memilih menarik diri ke sebuah pertanian di Skotlandia. Di sana, dia menemukan kembali ketenangan dan mulai membangun band baru, Wings, bersama Linda. Periode ini menjadi titik balik penting dalam hidup dan karir musiknya.

Paul McCartney akan merilis buku baru berjudul Wings: The Story of a Band on the Run. Buku ini menampilkan wawancara eksklusif selama 42 jam, 150 foto langka, dan catatan pribadinya selama masa Wings. Selain itu, buku ini juga memuat kisah dari Linda McCartney, Denny Laine, John Lennon, George Harrison, Ringo Starr, hingga anak-anaknya Mary dan Stella McCartney.

Share This Article